Akhirnya Ojol Bisa Bernafas ” Karena Bisa Bawa Penumpang Lagi “

Suaramedannews.com, Jakarta – ( KEMENHUB ) Kementerian Perhubungan akhirnya menghapus aturan soal larangan ojek online (ojol) mengangkut penumpang. Sebelumnya, dalam PM 18 tahun 2020 pasal 11 poin c ditegaskan ojek online cuma boleh angkut barang dan makanan.

Saat ini, lewat PM 41 tahun 2020 aturan mengenai ojek online cuma boleh angkut barang telah dihapus. Dalam beleid ini, tepatnya pada pasal 11 poin c sepeda motor boleh mengangkut penumpang dengan beberapa protokol kesehatan.

Berikut ini bunyi lengkap pasal 11 poin c, seperti dikutip Hotmamanews.com dari PM 41 tahun 2020, Selasa (9/6/2020):

Sepeda motor untuk tujuan melayani kepentingan masyarakat dan kepentingan pribadi, dapat mengangkut penumpang dengan ketentuan harus memenuhi protokol kesehatan sebagai berikut:
– aktivitas lain yang diperbolehkan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar;
– melakukan disinfeksi kendaraan dan perlengkapan sebelum dan setelah selesai digunakan;
– menggunakan masker dan sarung tangan; dan
– tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit

Sedangkan Pemprov DKI Jakarta sendiri tegas melarang ojol angkut penumpang. Hal itu mengacu pada aturan Permenkes No 9 Tahun 2020 dan diadaptasi Anies ke dalam aturan PSBB DKI Jakarta dalam Pergub 33 Tahun 2020.

Pada akhirnya, ojol tetap dilarang angkut penumpang di Jakarta selama masa PSBB yang diberlakukan sejak April lalu sesuai dengan ketentuan dari Pemprov DKI Jakarta. Selama sebulan lebih ojol cuma bisa angkut makanan dan barang.

Kini, setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk melonggarkan PSBB pada masa transisi, ojol kembali diperbolehkan angkut penumpang. Dengan catatan bukan di beberapa zona merah yang ada di Jakarta.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *