Asosiasi Mitra Kerja Perkebunan Nusantara (AMKPN)

AMKPN Dideklarasikan, Untuk Memajukan Bisnis Perkebunan

Asosiasi Mitra Kerja Perkebunan Nusantara (AMKPN)

Diminta memajukan persaingan usaha yang sehat Dan Mengembangkan Bisnis Perkebunan

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Asosiasi Mitra Kerja Perkebunan Nusantara (AMKPN ) dideklarasikan Para pengusaha mitra kerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perkebunan di Kota Medan Sumatera Utara tanggal 21 Oktober 2016 di Hotel Grand Serella, Medan, tampak hadir di acara deklarasi AMKPN, Edi Putra Irawadi Deputi Menko Perekonomian dan Gubernur Sumatera Utara yang diwakilkan oleh Hj Herawati Kadis Perkebunan Sumatera Utara, mitra bisnis, para jajaran pengurus dan anggota AMKPN dan undangan lainnya

Edwin Ginting Suka Ketua Asosiasi Mitra Kerja Perkebunan Nusantara (AMPKN)
Edwin Ginting Suka
Ketua Asosiasi Mitra Kerja Perkebunan Nusantara (AMKPN)

Edwin Ginting Suka ketua umum yang didampingi Hasudungan Siahaan Sekretaris AMKPN  menjelaskan, “pembentukan wadah AMKPN sebagai upaya sekaligus sumbangsih pengusaha perkebunan untuk membuka wawasan, serta tanggungjawab dan berperan secara nyata  pada pelaksanaan pembangunan Negara dan Bangsa. khususnya memajukan usaha perkebunan nusantara, yang merupakan alat dan sarana penting bagi ketahanan nasional bangsa Indonesia”.

AMKPN mendukung BUMN perkebunan agar semakin sehat dan efisien dalam mengelola bisnisnya. “Semoga Asosiasi ini dapat memberikan dampak positif  kepada semua elemen yang terkait dan membuat kita lebih majulagi kedepannya”, Harap Edwin.

Edwin Ginting yang juga didampingi Wakil Ketua Dedy Ahmad, Rizaldi, penasihat AMKPN  Sastra  dan Parluhutan Simarmata, serta sejumlah koordinator di antaranya Andi Pasaribu, Aseng, Acai, Willy, H Ahmad Husein juga menyampaikan, jumlah perusahaan yang sudah bergabung dalam AMKPN sekitar 150-an, ini masih sementara, karena jumlah perusahaan yang masuk DRR di lingkungan BUMN Perkebunan  di Sumut mencapai ribuan.

AMKPN  ini akan diberdayakan  melakukan berbagai program yang dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) para pengusaha anggota asosiasi pelaku usaha mitra perkebunan agar mampu bersaing memasuki era pasar bebas yang sudah bergulir, kata Edwin.

Perkebunan BUMN di tanah air tercatat sebanyak 14 unit. Ke-14 BUMN itu bergabung dalam sebuah holding yang dipimpin (lead) PTPN3. Setiap BUMN membutuhkan mitra kerja untuk melakukan berbagai pekerjaan untuk menopang core bisnis BUMN terkait. Di antaranya, pengadaan barang dan jasa, kegiatan  pembangunan fisik maupun pemeliharaan pabrik dan kegiatan lainnya.

“Asosiasi Mitra Kerja Perkebunan Nusantara (AMKPN) dituntut peran sertanya dalam upaya mengembangkan bisnis berbagai produk dan komoditas perkebunan selain sawit yakni kopi, karet serta komoditas lainnya yang memiliki nilai ekonomi”, Harapan itu disampaikan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kepala Dinas Perkebunan Sumut Hj Herawati.

Edi Putra Irawadi dari Deputi Menko Perekonomian RI menyambut baik dan mendukung dibentuk dan dideklarasikannya AMKPN, Asosiasi ini diharapkan dapat memajukan persaingan usaha yang sehat di lingkungan BUMN perkebunan, AMKPN menjadi salah satu  asosiasi yang membuka kantor pusat di luar Ibukota Jakarta. ini membuktikan bahwa Ibukota Provinsi seperti Kota Medan tidak lagi berbeda dengan Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close