Apel Gabungan Kesiapan Pelayanan dan Pengamanan Unjuk Rasa Dipimpin Kapolda Sumut Pagi Ini

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Dalam rangka persiapan pengaman aksi besar-besaran terkait dugaan penistaan agama  yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Ahok, Kapolda Sumut Irjen Pol. DR. H. Rycko Amelza Dahniel M.Si.  memimpin apel pengamanan unjuk rasa yang akan dilakukan beberapa elemen masyarakat di lapangan KS.Tubun Mapolda Sumut Jalan Sisingamangaraja pada Jumat pagi (4/11/2016).

Jajaran Polda Sumut tersebut yang dipersiapkan dalam pengamanan terdiri dari Sebanyak 3100 personil hadir dalam apel gabungan Satker dan Polres, personil Sat Brimob Poldasu, Pol Air Poldasu, Dit Sabhara Poldasu, Polres Deli Serdang, Polres Sergai, Polres Dairi, dan Polres Pakpak Bharat.

“Dalam waktu bersamaaan tugas pelayanan bagi masyarakat yang tidak mengikuti demo harus juga dilayani.Kita tetap melaksanakan pelayanan rutin seperti biasa seperti tugas pelayanan publik, penerimaan laporan pengaduan kepada masyarakat. Walau kita hari mensapat tugas khusus untuk mengawal saudara kita yang melaksanakan demonstrasi.”kata Kapolda Sumut dalam arahannya kepada peserta apel gabungan.

“Dalam organisasi yang terstruktural, Kepolisian sudah mempunyai SOP atau tata cara dalam pengendalian massa dan pengendalian huru hara. Untuk itu saya minta kepada seluruh kabag ops sejajaran untuk melaksanakan konsolidasi kekuatan sesuai dengan jumlah massa yang melaksanakan kegiatan unjuk rasa.” sambungnya.

Kapolda meminta agar Komandan dilapangan harus memahami ancaman dan potensi gangguan yang akan dihadapi. Beliau juga menekankan untuk mengecek perlengkapan perorangan dan perlengkapan satuan yang sudah sesuai dengan rancangan.

Disampaikan Kapoldasu Dalam kata sambutannya, agar sungguh sungguh dalam melaksanakan kegiatan pelayanan dan pengamanan ke saudara kita di wilayah Sumut yang akan melaksanakan demonstrasi unjuk rasa.

Setiap komandan dan provost diperintahkan Kapoladasu untuk mengawasi anggotanya agar tidak ada yang membawa senjata tajam saat pelaksanaan tugas nanti. “Pada saat kejadian yang mendesak dan kontinjensi yang digunakan hanya peluru karet.” ujar Kapoldasu.

Kapoldasu menyampaikan setiap personil harus memiliki mental yang tinggi dan ikhlas, “Saya yakin rekan rekan dapat bersikap profesional dan mengerti prosedur.Insya Allah semua tugas tugas dapat berjalan dengan baik. Dengan pelaksanaan tugas dan penggalangan yang baik, semoga pelaksanaan aksi masyarakat nanti dapat berjalan damai dan baik. Tanpa harus ada aksi yang anakistis hingga menimbulkan korban.” tutur Kapolda Sumut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *