Baru tiga hari jadi presiden AS, Trump sudah langgar konstitusi

SUARAMEDANNEWS.com, America Serikat – Tim ahli hukum dan etik kemarin mengajukan tuntutan terhadap Presiden Donald Trump ke pengadilan federal karena menilai bisnis Trump di luar negeri sudah melanggar Konstitusi. Aturan konstitusi AS menyatakan presiden dilarang meraup keuntungan bisnis dari pemerintah luar negeri.

Tim ahli itu mengajukan permohonan agar pengadilan menghentikan Presiden Trump dari melanggar Konstitusi karena menerima keuntungan bisnis dari pemerintah luar negeri.

“Ketika dia menjadi presiden dan melakukan perjanjian perdagangan dengan negara lain, maka rakyat Amerika tidak bakal tahu apakah dia juga berpikir untuk meraih keuntungan buat bisnisnya,” kata tim tersebut dalam tuntutannya, seperti dilansir situs NPR.org, Senin (23/1).

Di antara salah satu anggota tim ahli itu adalah mantan penasihat etik Gedung Putih pada masa Presiden George W. Bush, Richard Painter.

“Hanya beberapa blok saja dari Gedung Putih, ada Trump Hotel. Selama ini ada kontroversi yang menyebut hotel itu menekan pemerintah untuk meninggalkan hotel lain di Washington supaya datang ke hotel Trump. Meski tuduhan itu belum terbukti, Trump Hotel di D.C tentu mencari keuntungan bisnis dari pemerintah luar negeri. Saat Trump menjadi presiden dan sudah diambil sumpahnya maka itu menjadi pelanggaran terhadap Konstitusi,” kata mantan penasihat etik Presiden Barack Obama, Norman Eisen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *