Buni Yani Ditetapkan Sebagai Tersangka Penggalan Vidio Ahok Al Maidah 51

SUARAMEDANNEWS.com, Jakarta – Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menetapkan Buni Yani sebagai tersangka pengunggah video penggalan pidato Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok oleh penyidik.

Buni Yani diperiksa selama sekitar delapan jam lebih oleh penyidik, Pasca pemeriksaan, langsung penyidik menetapkan Buni sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono menyampaikan, “Hasil pemeriksaan, hasil konstruksi hukum, pengumpulan alat bukti penyidik, waktu 20.00 WIB. Dengan bukti permulaan cukup, BY kita naikkan statusnya menjadi tersangka,” Rabu (23/11/2016) dilansir dari Liputan6.com.

“Tentunya BY disangka dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE,” kata Awi.

Buni Yani yang dilaporkan oleh relawan yang tergabung dalam Komunitas Advokat Muda Ahok-Djarot (Kotak Adja) ke Polda Metro Jaya. Buni dilaporkan terkait pelanggaran UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), pengunggah penggalan video Ahok saat berpidato di hadapan sejumlah masyarakat di Kepulauan Seribu. Penggalan video yang diunggah di akun Facebook itu terkait ucapan Ahok soal Surat Al Maidah ayat 51.

Awi menjelaskan, penetapan status tersangka kepada Buni Yani itu berdasarkan laporan tersebut terkait tindak pidana penghasutan yang berbau SARA.

Buni Yani dijerat dugaan melanggar Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 ayat (2) UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman pidana 6 tahun penjara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close