Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan Akan Ubah Kawasan Heritage Kota Medan Menjadi Cagar Budaya

Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan Akan Ubah Kawasan Heritage Kota Medan Menjadi Cagar Budaya

Suaramedannews..com : MEDAN Kawasan heritage kota Medan hingga saat ini masih menjadi pusat perhatian banyak orang.Pasalnya hingga saat ini beberapa titik heritage kota Medan masih terlihat terbengkalai, .Menanggapi hal tersebut, tahun ini Pemko Medan berencana mengubah kawasan heritage di Kota Medan, terutama kawasan yang memiliki nilai sejarah serta berpotensi menjadi magnet bagi wisatawan.Berkaitan dengan hal tersebut Pemko Medan melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan menggelar Focus Grupp Discussion mengenai hal tersebut dikawasan Kesawan pada hari Senin 22/3/2021 pukul 15.00 wib.

Deretan bangunan tua yang berada di jalan Kesawan merupakan kawasan heritage di kota Medan seperti janji Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution berjanji akan menata dan mempertahankannya.Dari hal tersebut, menurutnya nanti ada pemulihan ekonomi di kota Medan pada cagar budaya. “Cagar budaya itu memang jadi target kita. Kemaren sore saya sudah lihat langsung terkhusus di Kesawan kalau bisa ini kita percepat mudah-mudahan tahun ini bisa kita lakukan karena sudah ada semua. DED-nya sudah ada itu,” ujar Ashadi Cahyadi .Selain perbaikan bangunan kesawan, ia mengatakan Taman Ahmad Yani dan Pajak Ikan Lama juga termasuk. Sehingga masyarakat kota Medan dapat berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Medan (Pemko Medan).

“Saya sendiri sebagai pemerintah Kota Medan gak bakal bisa kalau masyarakat kota medan sendiri tidak ikut bergerak makanya perlu kerjasama dan kolaborasi. Kalau konsep dan segala macam kita sudah ada,” tutur Ashadi Cahyadi .Namun, untuk konsep yang akan dibuat oleh Wali Kota Medan ini mengaku menjadi tempat wisata. “Konsepnya nanti itu pasti tempat wisata dan yang utama sekarang untuk menunjang perekonomian kita masa pandemik atau pun pemulihan ekonomi ini terkhususnya untuk UMKM. Nanti akan kita peruntukkan untuk teman-teman UMKM,” jelas Dijelaskan Ashadi Cahyadi, perbaikan pertama di kawasan tersebut yakni mengembalikan dan mempertahankan cagar budaya yang sudah banyak berubah.

Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan Akan Ubah Kawasan Heritage Kota Medan Menjadi Cagar Budaya
23 Maret 2021

:MEDAN Kawasan heritage kota Medan hingga saat ini masih menjadi pusat perhatian banyak orang.Pasalnya hingga saat ini beberapa titik heritage kota Medan masih terlihat terbengkalai, .Menanggapi hal tersebut, tahun ini Pemko Medan berencana mengubah kawasan heritage di Kota Medan, terutama kawasan yang memiliki nilai sejarah serta berpotensi menjadi magnet bagi wisatawan.Berkaitan dengan hal tersebut Pemko Medan melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Kota Medan menggelar Focus Grupp Discussion mengenai hal tersebut dikawasan Kesawan pada hari Senin 22/3/2021 pukul 15.00 wib.

Deretan bangunan tua yang berada di jalan Kesawan merupakan kawasan heritage di kota Medan seperti janji Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution berjanji akan menata dan mempertahankannya.Dari hal tersebut, menurutnya nanti ada pemulihan ekonomi di kota Medan pada cagar budaya. “Cagar budaya itu memang jadi target kita. Kemaren sore saya sudah lihat langsung terkhusus di Kesawan kalau bisa ini kita percepat mudah-mudahan tahun ini bisa kita lakukan karena sudah ada semua. DED-nya sudah ada itu,” ujar Ashadi Cahyadi .Selain perbaikan bangunan kesawan, ia mengatakan Taman Ahmad Yani dan Pajak Ikan Lama juga termasuk. Sehingga masyarakat kota Medan dapat berkolaborasi bersama Pemerintah Kota Medan (Pemko Medan).

“Saya sendiri sebagai pemerintah Kota Medan gak bakal bisa kalau masyarakat kota medan sendiri tidak ikut bergerak makanya perlu kerjasama dan kolaborasi. Kalau konsep dan segala macam kita sudah ada,” tutur Ashadi Cahyadi .Namun, untuk konsep yang akan dibuat oleh Wali Kota Medan ini mengaku menjadi tempat wisata. “Konsepnya nanti itu pasti tempat wisata dan yang utama sekarang untuk menunjang perekonomian kita masa pandemik atau pun pemulihan ekonomi ini terkhususnya untuk UMKM. Nanti akan kita peruntukkan untuk teman-teman UMKM,” jelas Dijelaskan Ashadi Cahyadi, perbaikan pertama di kawasan tersebut yakni mengembalikan dan mempertahankan cagar budaya yang sudah banyak berubah.

“Itu kan banyak sudah kita lihat bentuk-bentuknya yang selama ini harusnya kita pertahankan sudah banyak berubah dan ini kita akan kembalikan lagi. Benar-benar sebagai cagar budaya. Bangunan lama itu heritage kita kembalikan lagi,” tutur Bobby.Bobby mengakui, adanya persoalan yang akan dihadapi salah satunya di sekitaran bangunan tersebut milik pribadi. Ia meminta masyarakat dapat berkolaborasi dengan pemerintah.Makanya tadi saya katakan kita gak bisa sendiri. Pemerintah kota Medan ini gak bisa sendiri. Kita pemerintah kota Medan mohon dibantu sama masyarakat. Kolaborasi lah, kita gak bisa maksa masyarakat tapi kita ajak, kita edukasi,” tambahnya.

“Saat ini, menurutnya sudah mulai ada komunikasi kepada pihak berkaitan (warga sekitar yang memiliki bangunan pibadi di Kesawan).Namun, untuk pengelolaan UMKM untuk pemulihan ekonomi di daerah Kesawan tersebut. Yang harus diutamakan terlebih dahulu infrastrukturnya.

“UMKM nanti dulu. Nanti kita perbaiki dulu infrastrukturnya. Kita perbaiki dulu bangunanya disana baru kita masukkan UMKM disana,” terang suami Kahiyang Ayu ini. mengatakan di daerah Kesawan nantinya, pemko berencana akan membuat kawasan tersebut seperti di Jalan Malioboro yang berada di Kota Yogyakarta.Dikatakannya Masyarakat dapat menikmati suasana pada malam hari sambil menikmati kuliner khas Kota Medan.”Kota Medan juga nantinya memiliki wisata malam layaknya Kota Yogyakarta tepatnya di Jalan Malioboro. Masyarakat juga akan dapat mencicipi kuliner sambil menikmati suasana Kota Medan dimalam hari,” ucap Ashadi Cahyadi mengakhiri.(Junaidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *