Drs Resman Panjaitan “Guru Harus Hindari Pungli dan Kekerasan pada Anak Didik”

SUARAMEDANNEWS.com, Siantar – Drs Resman Panjaitan selaku Kepala Dinas Pendidikan (Kadispend ) Kota Pematangsiantar mengingatkan agar sekolah-sekolah tidak lagi melakukan pungutan-pungutan yang sifatnya membebani apalagi memberatkan orang tua siswa. Selain itu, Resman juga menegaskan bahwa guru jangan pernah lagi melakukan kekerasan terhadap peserta didik, meskipun niatnya adalah memberikan efek jera.

Penegasan tersebut disampaikannya saat memberikan kata sambutan pada puncak perayaan Hari Guru Nasional (HGN) ke-22 yang dirangkaikan dengan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-71, di Lapangan Adam Malik, Sabtu (26/11/2016) kemarin di hadapan ribuan siswa dan guru perwakilan dari ratusan sekolah yang ada di Pematangsiantar.

“Kita sangat senang negara saat ini sudah sangat memperhatikan Guru. Ada tunjangan sertifikasi yang kita terima, hendaknya para Guru dapat meningkatkan kualitas untuk mendidik anak–anak kita,” ujar Resman

picsart_11-26-06-49-44-310x165Resman menambahkan, saat ini kualitas pendidikan di Kota Pematangsiantar sudah cukup baik. Di mana banyak lulusan SMA/SMK berhasil lulus ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Guru di Pematangsiantar seyogiyanya harus terus meningkatakan kualitasnya, karena saat ini  kita harus mampu bersaing baik di dalam maupun di luar negeri,” tegasnya.

Secara khusus, Kadis juga mengharapkan agar PGRI sebagai organisasi guru, dapat menjadi wadah menampung aspirasi guru, serta melakukan pendampingan bila guru menghadapi permasalahan hukum.  Resman juga mengajak para Kepala Sekolah dan Guru untuk dapat bekerjasama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kepala Sekolah adalah manager di sekolah, dialah pemimpin, rangkul guru dengan baik serta bersinergilah, jangan saling gontok–gontokan,” harapnya.

3911_kadis-pendidikan-siantar-guru-harus-hindari-pungli-dan-kekerasan-pada-anak-didikKetua PGRI Kota Pematangsiantar Rudolf Barmen Manurung MPd menambahkan, guru harus berada di garda terdepan dan menjadi panutan seperti falsafah ‘Ing Ngarso Sung Tulodo’. Guru juga  harus dapat seperti obor yang menerangi kegelapan sebagaimana yang terdapat pada logo PGRI.

“Jadilah guru dan tenaga kependidikan yang mulia karena karya sesuai dengan Tema Hari Guru Nasional Tahun 2016 ini,” terangnya.

Kepala SMA Negeri 4 ini juga mengapresiasi kebijakan Dinas Pendidikan yang begitu antusias dan peduli dengan program-program PGRI, serta terciptanya kekondusifan guru di Kota Pematangsiantar. Barmen juga menambahkan dalam waktu dekat akan digelar Kongres PGRI Nasional di Parapat.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close