Dua Tahun Rezim Jokowi-JK, Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Sumatera Utara Peduli Indonesia Gelar Unjuk Rasa

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Ratusan mahasiswa yang tergabung dari Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Sumatera Utara Peduli Indonesia, melakukan aksi di depan gedung DPRD Sumut untuk menyikapi masa pemerintahan Jokowi-JK yang telah berjalan dua tahun.

 

Pantauan wartawan di lapangan, mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Sumatera Utara Peduli Indonesia ini diketahui terdiri dari enam aliansi mahasiswa, yang antara lain Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Himpunan Mahasiswa Al-Wasliyah (HIMMAH), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

 

Salah seorang koordinator aksi, Septian Fujiansyah Chaniago yang menjabat sebagai Ketua Badan Koordinasi (Badko) HMI Sumut mengungkapkan bahwa aksi yang dilakukan para aliansi mahasiswa ini merupakan aksi yang dilakukan serentak di Indonesia terkait .

 

“Aksi yang kami lakukan ini terkait evaluasi kinerja Pemerintah Indonesia di era kepemimpinan Jokowi-JK selama dua tahun ini menjabat sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia,” bebernya, Kamis (20/10).

 

Menurut Septian, pada aksi yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia kali ini ratusan mahasiswa tersebut mengangkat isu kinerja pemerintahan Jokowi dan JK yang sampai saat ini masih dinilai belum optimal.

 

“Kalau dilihat saat ini, banyak persoalan-persoalan baru yang muncul. Sementara persoalan lama masih banyak yang belum terselesaikan, seperti persoalan ekonomi yang belum terselesaikan, bahkan hutang negara kok malah semakin bertambah,” jelasnya.

 

Tidak hanya itu saja, persoalan tentang kesejahteraan masyarakat juga belum bisa dikatakan berpihak kepada masyarakat. Salah satu contoh saja soal tenaga kerja di Indonesia yang diketahui banyak tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia.

 

“Padahal, banyak tenaga kerja lokal yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja di negara Indonesia. Tapi malah tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia, sampai kuli bangunan juga di impor dari luar negeri,” ucap Septian.

 

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus-Sumatera Utara Peduli Indonesia meminta kepada pemerintah Jokowi-JK untuk menghentikan politik pencintraan, menjalankan pemerintah yang berorientasi kepada kepentingan rakyat, bukan pemodal dan usut tuntas kasus korupsi besar.

 

“Kalau pemerintah Jokowi-JK bisa melaksanakan itu. Rakyat bisa hidup tenteram dan sejahtera,” pungkasnya. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close