Empat Warga Bandung Di Tangkap Membawa Sabu Seberat 3 Kilogram Di Bandara Kualanamu

SUARAMEDANNEWS.com, Deli Serdang – Empat orang warga Asal Bandung Jawa Barat di tangkap di Bandara Kualanamu International Airport karena kedapatan membawa sabu-sabu seberat 3 kilogram Senin,(5/12/2016).

Dari pemeriksaan, keempat pelaku yakni, ER (29), DS (29), EY (25) dan TS (34) seluruhnya merupakan penumpang maskapai Batik Air ID 6885 dengan rencana tujuan Kualanamu ke Soekarno Hatta, Tangerang.

wwwwHumas Bandara Kualanamu Wisnu Budi Setianto mengatakan, Penangkapan empat warga Bandung ini terjadi saat berada di area pintu security check point (SCP) 1 lantai III bandara, karena kecurigaan petugas melihat seorang pelaku bernama EY yang berjalan tidak sempurna. Karena itu dilakukan pemeriksaan dan ditemukan sabu-sabu di selangkangannya.

“Petugas curiga dengan gaya berjalan EY yang pertama sekali diamankan. Oleh petugas dilakukan pemeriksaan badan, ditemukanlah narkotika jenis sabu yang disembunyikan di selangkangan,” kata Wisnu.

EY yang dicecar beragam pertanyaan langsung bunyi kalau ia tidak berangkat sendirin. Dari sana petugas pun menemukan rekan-rekannya yang lain yang juga menyimpan sabu di selangkangan, dari keterangan EY akhirnya petugas bandara dengan sigap melakukan penangkapan  terhadap ketiga temannya yang masing-masing membawa sabu seberat 750 gram dan total keseluruh sabu-sabu tersebut seberat 3 kilogram

14258Dari pengakuan keempatnya akhirnya terungkap jika mereka diupah senilai Rp15 juta untuk mengantarkan sabu-sabu tersebut hingga ke Kota Bandung Jawa Barat. Serbuk putih itu merupakan titipan seorang bandar narkoba berinsial D dari Medan, Sumatera Utara.

diamankan ketiga temannya dan ditemukan masing-masing sabu seberat 750 gram

“Polisi masih melakukan pengembangan kasus ini untuk meringkus pelaku lainnya,” kata Wisnu sembari menyebutkan jika pihaknya sudah mengamankan dan menggagalkan penyeledupan narkoba sebanyak 20 kali hingga awal Desember 2016 ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *