Gara-Gara Hakim Ketua Dinas Keluar Negeri, Sidang Tuntutan Ditunda

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Pembacaan Tuntutan terhadap mantan Gubernur Sumut, H Gatot Pujo Nugroho, AMd, ST, MSi, dalam perkara sidang tindak pidana korupsi (Tipikor) dana Bantuan Sosial (Bansos) dan Hibah tahun 2012-2013, terpaksa batal disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Gedung Pengadilan Tipikor Medan, Kamis 20/10/2016.

 

Pasalnya, Ketua Majelis Hakim, Djaniko MH Girsang diketahui sedang dinas keluar Medan sehingga membuat persidangan mantan orang nomor satu di Sumut pun terpaksa ditunda.

 

“Sidang dengan agenda mendengarkan tuntutan jaksa hari ini tidak bisa dilanjutkan, karena ketua majelis hakim sedang dinas ke Jakarta dan sekarang sedang berada di Mahkamah Agung. Setelah itu, akan berangkat ke luar negeri,” ucap hakim anggota, Berlian Napitupulu, saat membuka persidangan.

 

Sidang diagendakan kembali digelar setelah Djaniko MH Girsang yang juga merupakan Wakil Ketua PN Medan kembali dari luar negeri pada awal bulan depan. “Sidang kita undurkan hingga Kamis, 10 November 2016, mendatang,” tutup Berlian.

 

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rehulina Purba menyatakan timnya sudah menyiapkan tuntutan terhadap Gatot Pudjo Nugroho. “Kami sudah siap. Kendala di majelis hakim, bukan pada kami. Kami siap bacakan tuntutan pada 10 November nanti,” tuturnya.

 

Sementara terdakwa Gatot Puja Nugroho lebih banyak senyum saat ditanya soal penundaan sidang. “Seperti kata hakim, kita tunggu tanggal 10 November nanti,” ucapnya kepada wartawan.

 

Selain kasus dugaan korupsi dana bansos dan hibah ini, Gatot juga terbelit perkara lain. Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta sudah menjatuhinya hukuman 3 tahun penjara dalam perkara penyuapan terhadap majelis hakim dan panitera sekretaris PTUN Medan.

 

Selain itu, masih ada kasus yang menjeratnya dan belum disidangkan, yaitu dugaan suap kepada DPRD Sumut. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close