Garut Berduka

SUARAMEDANNEWS.com, Garut – Bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Garut, berdasarkan catatan Polda Jabar hingga Rabu (21/9) malam, jumlah korban jiwa terus bertambah.

“Korban meninggal dunia 23 orang, luka berat 4 orang dan luka ringan 27 orang,” kata Kabid humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus.

Proses evakuasi dan identifikasi korban berlangsung di RS TNI AD Guntur Garut. Dari sekian korban tersebut, sambung Yusri, ditemukan di sejumlah lokasi berbeda yaitu daerah Lapang Paris, Kampung Bojong Larang, Kampung Cimacan, dan Kampung Cisurat. “Data korban hilang sebanyak 12 orang,” disampaikan Yusri.

Pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan dan pencarian korban banjir bandang yang dinyatakan hilang. Selain itu, Yusri menjelaskan, sejumlah polisi melakukan pengamanan di lokasi banjir.

“Kami juga mendirikan posko bantuan bencana dan posko DVI,” kata Yusri.

Lebih lanjut Yusri menuturkan, ratusan tim gabungan yang turun ke lokasi bencana alam ini terdiri personel Polres Garut, Brimob Polda Jabar, TNI, BPBD Garut, Satpol PP Garut.

“Sampai saat ini Polres Garut bersama tim gabungan masih melaksanakan proses pencarian dan evakuasi korban di sepanjang bantaran Sungai Cimanuk,” kata Yusri.

Banjir bandang menerjang sejumlah daerah di Kabupaten Garut pada Selasa (20/9) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Bencana tersebut disebabkan hujan deras mulai pukul. 08.00 hingga pukul 23.00 WIB sehingga mengakibatkan meluapnya Sungai Cimanuk yang melintas wilayah Garut.

 

Sumber : (Detik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close