ISU PANGAN MENJADI TOPIK UTAMA DALAM SEMINAR DAN KONFERENSI FORUM WACANA IPB 2016

SUARAMEDANNEWS.com, Bogor – Seminar dan Konferensi Nasional yang berlangsung pada 10 Desember dengan topic utamanya Sinergis Pertanian Menjawab Permasalahan Bangsa. digagas oleh Forum Wacana Institut Pertanian Bogor IPB untuk membahasa pemasalahan-peremasalahan mendasar bangsa Indonesia dalam mengelola sumberdaya alam.

Prof. Dr. Nahrowi M.Sc pada pembukaan Seminar dan Konferensi Nasional menyampaikan bahwa permasalahan yang terjadi saat ini merupakan tantangan bagi generasi muda indonesia untuk memberikan solusi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Prof. Dr. Nahrowi M.Sc juga mengajak seluruh perserta untuk dapat berperan aktif dalam sesi diskusi yang berkaitan dengan pertanian, lingkungan dan perikanan. Lebih lanjut Institut Pertanian Bogor dalam hal menjawab tantangan dalam sektor pertanian, perikanan dan lingkungan akan terus menciptakan inovasi-inovasi untuk kemajuan bangsa Indonesia dalam ilmu pengetahuan.

 

Seminar dan Konferensi Nasional  yang berlangsung di Gedung Common Class Room IPB (CCR) dihadiri langsung oleh ratusan peserta dari kalangan Mahasiswa IPB. Selain dihadiri oleh mahasiswa IPB juga dihadiri kalangan akademisi, peneliti dari beberapa universitas ternama Indonesia. Acara ini turut menghadirkan  pembicara-pembicara dari kementerian terkait dan para pakar dalam bidang Pertanian, Lingkungan dan Perikanan untuk membahas isu-isu yang berkaitan dengan sinergis dalam ruang lingkup pengelolaan sumberdaya alam Indonesia secara berkelanjutan.

 

Kegiatan Seminar Nasional dan Konferensi mahasiswa Pasca Sarjana IPB, digagas dalam rangka menghimpun ide-ide dan pemikiran mahasiswa Pascasarjana untuk memberi solusi atas berbagai permasalahan yang meliputi sektor pertanian secara luas terutama sektor pangan, lingkungan hidup dan kehutanan serta perikanan.

 

Dalam sesi diskusi para pakar dari kementerian terkait menjelaskan permasalahan mendasar masyarakat Indonesia seperti petani/nelayan adalah belum mampu meningkat tingkat taraf hidup dari segi ekonomi, sehingga kehidupan masyarakat masih banyak dalam hidup dibawah garis kemiskinan. Hal ini adanya permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat Indonesia, namum sejauh ini pemerintah dibawah kementerian terkait terus mengupayakan langkah-langkah kongkrit untuk mengatasi semua permasalahan yang terjadi di kalangan petani dan nelayan. Tentu diperlukan upaya serius dan kerja keras semua pihak untuk dapat tercapai.

 

Menyangkut dengan maraknya ilegal fishing Kementerian Kelautan dan Perikanan telah mengambil satu kebijakan yang memihak kepada kesejahteraan nelayan Indonesia dengan meningkatkan pengawasan terhadap kapal-kapal asing yang melakukan ilegal fishing di wilayah perairan Indonesia. Selain itu pemerintah juga akan terus meningkatkan prasarana dan sarana pelabuhan perikanan dibeberapa Provinsi Indonesia untuk meningkatkan produksi sector perikanan.

 

Langkah kesemuanya adalah sesuai dengan program itu disebut Nawa Cita. Program ini digagas oleh pemerintahan Jokowi-JK untuk menunjukkan prioritas pembangunan dalam rangka menuju perubahan Indonesia yang berdaulat secara gio politik, serta mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan yang majemuk.

 

Sementara itu ketua Forum Wacana IPB Mujibburrahman, menyatakan bahwa Seminar Nasional dan Konferensi Nasional untuk melihat masalah mendasar bangsa Indonesia soal tidak sinerginya masing-masing sektor dalam merespon permasalahan pertanian secara luas di Indonesia.

 

Dalam hasil seminar tersebut terungkap adanya ketidaksinergi secara vertikal antara Pemprov dan pemerintah pusat. Timpang tindih kebijakan-kebijakan yang belum menjamin keberlanjutan, kedaulatan dan kesejahteraan sektor pertanian secara umum. Oleh karena itu, mahasiswa Pasca Sarjana Indonesia mendorong pemerintah untuk mensinergiskan pertanian agar mampu memberikan keberlanjutan, kedaulatan dan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia acara ini diadakan sebagai media pembelajaran bagi masyarakat umum dan mahasiswa tentang Kewirausahaan Sosial dan perannya sebagai alternatif solusi mengatasi masalah kebangsaan. Dan diharapkan kewirausahaan sosial dapat menjadi platform baru pembangunan Indonesia.

 

Semoga kedepan permasalahan yang berkaitan dengan sektor pertanian perikanan dan lingkungan dapat menjadi fokus utama pemerintah dalam membenahi segala permasalahan yang terjadi ditanah air.

 

Pengirim redaksi

Samsul Bahri

Pengamat Kajian Strategis dan Pembungan Publik

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close