Ketua DPP FKIB Ustadz Martono Ajak Masyarakat Tionghoa Hentikan Polemik Tentang Tahun Baru Imlek Untuk Merawat Semangat Keragaman Dan Kebhinekaan Di NKRI

SUARAMEDANNEWS. COM: MEDAN Semenjak datangnya COVID 19 Melanda seluruh Dunia termasuk Indonesia tak kunjung usai sejak Maret 2020 di Indonesia. Merebaknya virus Covid 19 itu membuat perayaan Tahun Baru Imlek Minggu tgl 14 Februari 2021 di Kelenteng Cie Cie Kiong Jalan Pukat Banting 2/Mestika no 52 tak semeriah tahun lalu dan berlangsung secara sederhana.. “Pengurus Kelenteng Raymond , mengaku bahwa terjadi beberapa perbedaan dalam merayakan Tahun Baru Imlek 2572 tahun 2021 ini. Ia menyebutkan terdapat ratusan umat Khong Hu Chu yang beribadah di dalam kelenteng saat malam Tahun Baru Imlek setiap tahunnya. Namun, pengurus kelenteng telah mengimbau kepada umat agar melakukan ibadah di rumah masing-masing untuk perayaan Imlek tahun ini.

“Pada kesempatan Imlek 2572 tahun 2021 ini DPP FKIB (Forum Kebhinekaan Indonesia Bersatu) juga turut ambil bagian dalam rangkaian kunjungan silaturahmi Imlek di kelenteng Cie Cie Kiong milik agama Khong Hu Chu sekaligus untuk meluruskan makna perayaan Imlek tersebut yang merupakan tradisi perayaan keagamaan Umat Khong Hu Chu tersebut.Rangkaian acara silaturahmi tersebut turut dihadiri oleh Ketua Umum DPP FKIB Ustadz Martono SH. S Pd.I.Mewakili Islam,Pdt Hulman Tinambunan Sekjen FKIB Mewakili Kristen.Beatus Munthe M.Pd. Pengawas FKIB Mewakili Katolik,Panindita I Wayan Sura .Bendahara FKIB mewakili Hindu,Pandita Kok Hong Pengurus FKIB Mewakili Buddha.WS. Ir. Johan Adjuan Pengawas FKIB Mewakili Khonghucu. Oltan Tinambunan.Penasihat FKIB..Askar Marlindo ketua Media Centre FKIB dan Dody Lukas Pengurus FKIB.

Kegiatan silaturahmi tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Parakhin (Perkumpulan Rohaniawan Agama Khong Hu Chu Indonesia Sumut, Ir WS.Djohan Adjuan yang mengucapkan Selamat Tahun baru Imlek 2572 kepada semua saudara saudara Tionghoa yang merayakanya.Semoga kita semuanya diberkati rezeki,kesehatan,usaha yang lancar serta kedamaian.Pada kesempatan WS.Djohan Adjuan mengimbau kepada pihak pihak tertentu agar berhenti berpolemik dan menyebar statement yang meresahkan dan menyinggung umat Khong Hu Chu
karena hari Raya Tahun Baru Imlek adalah hari keagamaan.Lebih lanjut WS.Djohan Adjuan mengatakan bagi saudara saudari yang tidak menganut agama Khong Hu Chu dan merayakan Tahun baru Imlek dan menganggapnya sebagai budaya atau adat istiadat keluarga itu sah sah saja dan tidak ada yang melarang”,Kami sangat menghormatinya tetapi juga dimohon menghormati keimanan umat Khong Hu Chu Indonesia.ucap Djohan,

“Ketua DPP FKIB yang juga merupakan Ustadz Nasionalis Martono pada kesempatan silaturahmi meminta agar semua umat beragama khususnya masyarakat Tionghoa untuk menghormati keyakinan masing masing umat beragama karena meskipun iman kita berbeda tetapi kita semua adalah saudara dan umatnya Tuhan.Ustadz Martono Spd.i mengimbau agar semua umat beragama masyarakat Tionghoa berhenti berpolemik tentang Tahun Baru imlek dan marilah kita bersama sama merawat semangat Bhineka Tunggal Ika,Pancasila dan UUD 1945 sebagai dasar NKRI ke masa depan yang lebih baik demi mewariskan kebaikan kepada anak cucu kita semua.Di akhir sambutanya Ketua DPP FKIB Ustadz Martono tidak lupa mengucapkan Selamat Tahun baru Imlek 2572 tahun 2021 Gong XI Fa Cai 2572 semoga Tuhan melindungi kita semua sehat dan Covid 19 dapat segera cepat berlalu.Kegiatan silaturahmi Tahun baru Imlek 2572 diakhiri dengan doa dengan seluruh tokoh agama FKIB yang dipimpin oleh Pdt Hulman Tinambunan dan sesi foto bersama jajaran pengurus DPP FKIB bersama seluruh umat dan pengurus kelenteng Cie Cie Kong.”Dalam bersamaan Hari Raya Imlek 2572 ini Pak Raymond dan ibuk Sumia Chanra menyanbut ulang tahun Cucu pertamanya, satu tahun Umur JOYCELINE KIMBERLY ,Anak dari BRYAN SOBARI dan Stefanie Colline.ucap pak Raymond. Jangan lupa tetap pakai masker jaga jarak dan selalu cuci tangan pakai sabun agar terhindar dari Covid 19 (Junaidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *