Irjen Pol Raden Budi Winarso ketika bertemu Penasehat Pospera Sumut Sutrisno Pangaribuan menjelang sholat Jum'at

Ketua DPRDSU Panggil Sutrisno Pangaribuan”Dugaan Menerima Suap Pilwagubsu”

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – H.Wagirin Arman SSos selaku Ketua DPRD Sumut dijadwalkan Selasa (1/11) pagi memanggil seorang anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan Sutrisno Pangaribuan. Hal itu disebabkan adanya hampir seluruh anggota dewan merasa terganggu atas tudingan Sutrisno Pangaribuan menerima suap pilwagubsu (pemilihan wakil gubernur Sumatera Utara) yang dilaksanakan melalui pemilihan suara pada Paripurna DPRD Sumut baru- baru ini.

Wagirin Arman menyatakan itu dalam rapat Paripurna tentang pergantian anggota alat kelengkapan dewan dan pimpinan FP Golkar dan FP Demokrat, Senin (31/10) di gedung dewan tersebut, ketika menjawab interupsi beberapa anggota dewan keberatan dan terganggu adanya komentar Sutrisno Pangaribuan di medsos (media sosial) yang menuding anggota dewan terima suap.

Dalam interupsinya anggota dewan dari FP Hanura Aduhot Simamora menyatakan, sangat terganggu adanya pemberitaan dilakukan rekannya dari FPDI Perjuangan Sutrisno Pangaribuan yang menuding anggota DPRDSumut menerima suap pada proses pilwagubsu.
“Tidak hanya saya sebagai anggota Fraksi Hanura, tapi ibu Hajizah yang menang dalam pemilihan wagubsu juga merasa terganggu dengan pemberitaan yang disebutkan Sutrisno Pangaribuan menuding anggota dewan menerima suap dan mengancam mengadukan ke KPK (Komisi pemberantasan Korupsi),” tegas Aduhot.

Karena itu, Aduhot secara tegas minta pimpinan dewan mengambil sikap tegas secara kelembagaan, karena tuduhan tersebut sangat mengganggu dan merusak citra lembaga ini.

Namun Syah Afandin dari FPAN menyarankan agar pimpinan meminta Sutrisno Pangaribuan melakukan klarifikasi melalui paripurna tersebut. Tapi ditolak Mustofawiyah dari FPDemokrat. “Kami tidak setuju ada klarifikasi dari Sutrisno Pangaribuan, tapi biarkan badan kehormatan dewan yang bekerja menyelesaikan persoalan tersebut,” tandasnya.

Sikap keberatan dan merasa terganggu atas tudingan Sutrisno Pangaribuan, juga dilontarkan Arifai Tambunan (FPAN),karena pemberitaan Sutrisno Pangaribuan menuding anggota DPRD Sumut menerima suap beredar di Medsos, sehingga beberapa wartawan mempertanyakan persoalan tersebut.

“Saya sudah bersumpah. Wallahi, billahi, tallahi tidak menerima suap.Tuduhan itu sangat menyedihkan dan menjadi perhatian kita semua,” terangnya.

Demikian halnya anggota FPKS Syamsul Qadri keberatan terhadap tudingan Sutrisno Pangaribuan melalui pemberitaan, karena fraksinya yang mrngusung satu calon wagubsu. “Silahkan Sutrisno mengungkapkan secara terbuka dengan fakta yang ada dengan sejelas-jelasnya,” ujarnya.

Untuk itu, anggota FPGerindra Ramses Simbolon mendesak badan kehormatan dewan bekerja ekstra keras untuk segeramenyelesaikan persoalan, karena sampai saat ini belum kita dengar hasil penyelidikanbadan kehormatan, karena tindakan yang tidak patut dilakukan Sutrisno belumselesai, kini muncul lagi persoalan baru yang mengagetkan dewan atas tuduhanmenerima suap.

Menanggapi semakin gencarnya interupsi memprotes Sutrisno, Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman berjanji akan memanggil Sutrisno, hari ini Selasa (1/11) untuk mengklarifikasi peryataannya, karena hampir seluruh anggota dewan merasa terganggu atas tudingan Sutrisno Pangaribuan menerima suap pada Pilwagubsu.(Ns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close