Ketua Harian INTI Pusat Dr Indra Wahidin Rayakan Imlek 2572 Dan 2021 Bagikan Angpao Secara Virtual

SUARAMEDANNEWS.COM :MEDAN Ada yang berbeda pada perayaan Tahun Baru Imlek 2572 tahun 2021 kali ini bagi Masyarakat Tionghoa di Sumut.Bila biasanya kaum masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek dengan cara mengadakan open house di rumah untuk tahun ini masyarakat Tionghoa di Sumut merayakan kemeriahan Imlek dengan cara merayakannya secara virtual saja.Hal ini juga terjadi pada Ketua Harian INTI Pusat yang juga merupakan tokoh masyarakat Tionghoa Sumut Dr Indra Wahidin yang juga sekaligus merupakan Ketua Perwakilan Umat Budha Indonesia atau Walubi Sumut.

“Tentunya kita bersyukur sudah masuk ke Tahun yang baru.Walaupun acaranya tidak semeriah tahun tahun sebelumnya yang penting semua berjalan dengan aman dan tertib dan mengikuti imbauan prokes pemerintah”katanya Jumat (12/2).
Ia menambahkan tahun ini perayaan Imlek dirayakan lebih sederhana dan tidak ada perayaan khusus.”Tidak ada saling kunjung mengunjungi dan juga tidak ada acara open house juga”ungkap Indra.Biasanya hari pertama Imlek rumah Dr Indra Wahidin tidak pernah sepi dari tamu yang berkunjung ketika perayaan Imlek.Biasanya yang datang kerumahnya adalah para pejabat seperti Gubernur,walikota,tokoh agama,dan komunitas lintas agama untuk bersilaturahmi.

“Biasanya bisa 800 atau seribuan orang yang datang Bersilaturahmi, tetapi untuk tahun ini karena sudah diimbau oleh Bapak Kapolda dua hari sebelumnya ya kita harus patuhi prokes tersebut”ujarnya.Tidak adanya open house bukan berarti silaturahmi terputus. Ucap Dr Indra Wahidin saling berkunjung dapat dilakukan secara virtual pada masa pandemi.

Dr Indra Wahidin menuturkan pada hari pertama Imlek dilakukan dengan cara melakukan ibadah dirumah bersama keluarganya.”Untuk tahun ini kami saling kunjungan secara virtual melalui video call yang penting saling kirim berita aman dan selamat.Untuk Imlek 2572-2021 tahun ini saya dirumah saja dan tidak kemana mana dan tidak ada open house”ujarnya Jumat.Dr Indra Wahidin merayakan Imlek secara sederhana dengan menyantap menu steamboat bersama keluarga dan tidak ada mengadakan open house untuk menjaga keluarga.

Namun pandemi Covid 19 tak lantas menghilangkan tradisi turun temurun saat perayaan Imlek yaitu pembagian angpao pada sanak keluarga.Untuk tahun ini Dr Indra Wahidin tetap membagikan angpao namun lewat transfer.”Kalau tradisi kasih angpao ke anak anak dan menyapa orang tua itu yang harus dilakukan tapi bisa dengan tidak saling mengunjungio.Kalau untuk angpao ya bisa lewat transfer atau titip.Uangnya tetap sampai.”ujarnya.

“Dr Indra Wahidin berharap tradisi pembagian angpao dapat terus dilakukan secara turun temurun sebab pembagian angpao membuat setiap orang bergembira.Dr Indra Wahidin berharap pandemi Covid 19 segera berakhir agar perayaan Imlek selanjutnya berjalan seperti biasanya.”Semoga pada tahun yang baru ini kita terhindar dari Covid 19 dan lebih sehat.Dan yang terpenting kita berharap semua bencana Covid 19 ini dapat segera berlalu dan bencana ditahun tikus ini bisa cepat hilang setelah masuk ke Tahun Kerbau”ungkap Dr Indra Wahidin.(Junaidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *