Ketum PB HMI : Empat Kader HMI Sudah Ditangguhkan Penahanannya, Karena Kebutuhan Kuliah

SUARAMEDANNEWS.com, Jakarta – Penahanan Empat kader Himpunan Mahasiswa Islam ditangguhkan, “Penangguhan penahanan dilakukan kemarin, sebenarnya kita mau ajukan praperadilan. Karena kebutuhan temen-temen yang mau kuliah, ada yang mau ujian, jadi mereka minta kepada kita untuk penangguhan penahanan saja,” jelas Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (17/11/2016).

Ketua Umum PB HMI Mulyadi menyampaikan, pihaknya akan melakukan komunikasi untuk mempertimbangkan pengajuan upaya praperadilan tersebut, apakah akan dilanjutkan atau tidak. “Mengenai Praperadilan, nanti saya komunikasikan dulu dengan tim hukum karena kondisi seperti ini, apakah memungkinan akan praperadilan atau tidak,” terang Mulyadi.

Tim Koordinator Kuasa Hukum PB HMI Muhammad Syukur Mandar, menjelaskan bahwa PB HMI masih akan mendiskusikannya dulu untuk memutuskan dilanjutkan atao tidaknya upaya praperadilan.

“Kita akan lihat perkembangannya, penangguhan penahanan sudah dikabulkan, tentu kita akan hormati itu, sambil kita lihat lagi nanti,”

Empat kader HMI yakni Ismail Ibrahim, Rahmat Muni, Romadhon Reubun dan Muhammad Rizki Berkat, keluar dari Rutan Mapolda Metro Jaya sekitar pukul 12.00 WIB. Sementara Sekjen HMI Amijaya Halim telah ditangguhkan penahanannya sebelumnya.

Sebelumnya kelima kader HMI ini ditetapkan sebagai tersangka  karena diduga menjadi dalang penyerangan kepada polisi dan kerusuhan dalam Aksi Bela Islam 4 Nobember 2016 yang lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close