Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho

Korban Gempa Pidie Yang Meninggal Berjumlah 102 Orang

SUARAMEDANNEWS.com, Jakarta – Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, informasi terakhir yang diterima pihaknya menyebutkan bahwa jumlah korban meninggal akibat gempa 6,4 skala richter di Aceh berjumlah 102 orang.

Data ini diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Adapun rinciannya, di Kabupaten Pidie Jaya berjumlah 99 orang yang meninggal dunia, di Pidie 1 orang meninggal, dan di Bireun 2 orang meninggal dunia.

“Ada kemungkinan akan bertambah karena tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian korban,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Sutopo juga menambahkan kalau BNPB dalam mencari dan mengidentifikasi korban yang masih hidup  menggunakan teknkologi ” Life detector “.

“BNPB menurunkan Collapse Building (tim ahli) yang profesional dan berpengalaman. Kami juga menggunakan peralatan life detector untuk melakukan pencarian,” ujarnya

Dia juga mengatakan kalau yang menjadi kendala untuk mencari korban adalah karena kurangnya alat berat dan aliran listrik yang masih putus.

Sutopo menjelaskan saat ini tujuh unit ekskavator dikerahkan untuk membantu pencarian korban yang kemungkinan masih terjebak reruntuhan bangunan, dan akan memprioritaskan penyelamatan bagi yang masih hidup dahulu

“Namun ada beberapa wilayah yang tidak bisa dijangkau alat berat sehingga manual, apabila kami menemukan ada tanda-tanda kehidupan dalam reruntuhan, maka itulah yang akan kami prioritaskan ” kata dia.

Dari data  sementara  ada 2.154 orang mengungsi di 11 titik di dua kecamatan ( Meurah dua dan Meureudu ), sementara yang di rawat di empat rumah sakit (Rs.Sigli,  Rs. Bireuen, Rs. Banda Aceh, dan Rs. Pidie Jaya ) berjumlah 280 orang.

Sedangkan kerugian materiil dari gempa, 105 ruko roboh, 348 rumah rusak berat, 14 Mesjid rusak berat, 1 RSUD Pidie Jaya rusak berat, dan 1 unit sekolah roboh.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mencatat telah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 6,5 SR di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, pada Rabu 7 Desember 2016, pukul 05.36 WIB.

Pusat gempa bumi terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh pada kedalaman 15 km.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close