twitter-kpk_ri

KPK Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Dana Bansos Sumut Yang Mengalir Kepada Maruli

SUARAMEDANNEWS.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai mengembangkan kasus Dugaan Suap Bansos Sumut, kali ini yang menjadi sasarannya Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur, Maruli Hutagalung. “Diselidiki dulu masih penyelidikan,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di Jakarta, Jumat (28/10/2016).

Dugaan penerimaan uang sebesar Rp500 juta kepada Maruli saat menjabat Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung berdasarkan informasi dari OC Kaligis kepada kliennya, Gatot Pujo Nugroho, yang lagi diselidiki KPK.

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Sumut yang Terindikasi dananya mengalir untuk meredam penyidikan dugaan kasus korupsi dana bansos.

Basaria menuturkan, penyidik KPK masih mendalami informasi dugaan aliran dana yang mengalir dari mantan Gubernur Sumut, Gatot Puji Nugroho melalui pengacara OC Kaligis kepada Maruli, seperti dikutip dari Okezone.

Istri Gatot pernah menyampaikan kesaksian saat sidang terdakwa mantan anggota DPR RI Rio Patrice Capella terkait kasus Bansos Pemprov Sumut pada 16 November 2015. Evy mengaku, pengacara OC Kaligis meminta Rp500 juta kepada seorang pejabat Kejagung untuk meredam kasus dugaan korupsi dana bansos yang menyeret Gatot.

Kaligis sempat membantah kesaksian Evy, namun KPK tetap menelusuri informasi tersebut karena penyidik tidak berpatokan kepada pengakuan maupun bantahan seseorang. “Penyidik bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti,” tegas Basaria.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close