Langgar Batas Waktu, Imigrasi Kelas I Polonia Amankan 8 Imigran

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Sebanyak delapan orang imigran yang ada di Kota Medan diamankan pihak Imigrasi Kelas I Polonia dari beberapa rumah penampungan sementara saat menggelar razia yang berlangsung hingga Jumat (28/10/2016) dini hari tadi.

 

Dimana lima orang imigran diamankan dari rumah penampungan sementara My Mansion Jalan SMK 8 Medan, dua orang dari Wisma Rajawali dan satu orang dari wisma Rizki.

 

Ke delapan orang imigran yang berasal dari Somalia dan Afganistan diamankan petugas dikarenakan masih keluyuran di luar batas waktu yang diperbolehkan. Para pengungsi tersebut langsung dimasukkan ke sel sementara di Kantor Imigrasi Kelas I Polonia, Jalan Mangkubumi, Kota Medan.

“Peraturannya, sebelum pukul 21.00 WIB mereka harus sudah berada di rumah penampungan mereka, tidak boleh ada lagi yang keluyuran,” kata Kasi Wasdakim, Hattor Tampubolon yang memimpin razia di My Mansion.

 

Selain di penampungan My Mansion, petugas imigrasi yang dibagi dalam dua tim itu juga melakukan razia yang sama ke beberapa lokasi penampungan pengungsi asing lainnya di Medan, yang total ada 21 penampungan.

 

Saat apel berlangsung sebelum razia dilakukan, Kadiv Imigrasi Kanwil Kemenkumham Yudi Kurniadi mengatakan razia tersebut digelar karena banyaknya keluhan masyarakat yang resah dengan aktifitas para pengungsi asing tersebut.

 

“Malam hari ini akan kita sisir mereka, karena banyak keluhan masyarakat yang resah karena mereka berkeliaran diatas jam yang sudah ditentukan,” kata Yudi.

 

Sebelumnya, pihak Imigrasi Kelas I Polonia menggelar sidak pada malam hari ke sejumlah tempat penampungan-penampungan pengungsi asing yang ada di Kota Medan. Hal ini dilakukan untuk menngecek aktifitas para pengungsi yang ditempatkan pada penampungan-penampungan sementara oleh pihak International of Migration (IOF).

 

Sidak ini dilakukan di 21 tempat penampungan sementara atau comunity house yang ada di Medan. Petugas yang melakukan pendataan dilokasi gunanya untuk memudahkan mengetahui ada atau tidaknya pengungsi yang melanggar aturan mengenai jam keluar.

“Malam hari ini kita sisir mereka, karena banyak keluhan masyarakat yang resah akibat mereka berkeliaran diatas jam yang sudah ditetapkan,” kata Kadiv Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sumut, Yudi Kurniadi, Kamis (27/10/2016) malam.

 

Pantaun di lokasi, Sidak pada malam hari tersebut mulai dilakukan pukul 21.00 WIB dengan melibatkan sebanyak 57 personel gabungan dari kantor Imigrasi Kelas I Medan dan kantor imigrasi Polonia.

 

Petugas dibagi dalam dua tim dan memiliki wilayah kerja berbeda. Dua tim itu bergerak secara serentak, dimana sebelumnya menggelar apel yang dipimpin langsung Kadiv Imigrasi Yudi Kurniadi.

 

“Bagi pengungsi assing yang tertangkap melanggar jam malam, akan kita berikan sanksi. Dan tidak tertutup kemungkinan akan kita masukkan ke rudeni ,” terang Yudi. Dan Sidak tersebut berlangsung hingga jumat. (28/18/2016) dinihari.

 

Berdasarkan data yang ada saat ini terdapat sekitar 2064 pengungsi yang berada di Kota Medan. Kesemuanya menempati 21 rumah penampungan sementara yang ada di Medan. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *