Langgar AMDAL, IPAL dan  Perda, Limbah Padat dan Cair RS Lasmi Kartika Bahayakan Lingkungan

SUARAMEDANNEWS.com, Batubara – Rumah Sakit Lasmi Kartika yang berada di Desa Tanah Tinggi, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara dinilai  melanggar dokumen lingkungan dan instalasi pengelolaan air limbah (IPAL).

 

Salah satu pengurus LSM PPSHP, M Solihin ketika melakukan investigasi di RSUD Lasmi Kartika. Solihin mengatakan, dokumen lingkungan wajib dimiliki oleh rumah sakit dan klinik karena diatur oleh undang-undang.

 

Dokumen lingkungan terdiri amdal (analisa mengenai dampak lingkungan), UKL ( upaya kelola lingkungan) dan UPL (upaya pemantauan lingkungan).

 

“Ketiga dokumen ini wajib dimiliki dan tidak bisa kurang satu pun dan harus lengkap ketiganya. Selain itu, semua rumah sakit atau klinik harus memiliki IPAL dan dikelola sesuai standar,” bebernya, Jumat (28/10/2016).

 

Menurut Solihin, selain melakukan pelanggaran limbah medis, RS Lasmi Kartika juga diduga melanggar perda tentang kewajiban menyediakan lahan untuk menanam pohon seluas 10% dari luas lahan seluruhnya.

 

“Parah betul RS Lasmi Kartika, bak limbahnya terbuka dan aroma yang ditimbulkan dari limbah tersebut juga sangat menyengat. Selain limbah cair ada pula limbah padat yang juga di buang sembarangan. Seharusnya limbah padat dimusnahkan dengan mesin Incenerator,” ucapnya.

 

Kami akan melaporkan temuan ini ke BPLH dan Dirjen Penindakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, ucap Solihin.

 

Pihak RS Lasmi Kartika saat dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya akan segera memperbaiki tempat pembuangan Limbahnya. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close