Larshen YN Simamora: Program Penyaluran Raskin di Kabupaten Humbang Hasundutan Harus Tetap Dilaksanakan

SUARAMEDANNEWS.com, Humbang Hasundutan –Pernyataan itu disampaikan aktivis  Larshen Yunus Simamora, S.Sos. Ak selaku Mahasiswa Pascasarjana Universitas Riau pada saat acara ibadah bulanan Pengurus Cabang,  Ikatan Pelajar Mahasiswa Riau asal Kabupaten Humbang Hasundutan di Kota Pekanbaru. Kegiatan yang selama ini telah rutin dilaksanakan oleh kalangan Pelajar dan Mahasiswa yang berasal dari Kabupaten hasil pemekaran dari Tapanuli Utara tersebut. tegas kami sampaikan, bahwa Beras Miskin masih sangat dibutuhkan oleh sebahagian Masyarakat Humbanghas,” tutur Larshen Simamora, yang berasal dari Sosor Lobu, Saitni Huta.

Ketua DPD KNPI Riau versi DPP Muhammad Riva’i Darus tersebut menyatakan,  bahwa alasan mengapa kami pertegas terkait dengan polemik ini, karena beberapa hari yang lalu, bapak Bupati Dosmar kami anggap telah keliru dalam menyampaikan sambutannya pada Warga Dusun Sibual, Desa Sihonongan, Kecamatan Peranginan.

Jujur saja, Kami sangat menyesalkan atas pernyataan dari bapak Bupati. Sikap tersebut menunjukkan, bahwa Pemkab Humbanghas tidak cerdas dalam menyikapi suatu persoalan. sudah begitu jelas, bahwa Program Penyaluran Raskin adalah turunan dari Kebijakan Pemerintah Pusat.

Program ini sudah lama berjalan, berarti sudah begitu jelas, bahwa sebelum diberlakukan kebijakan ini, sudah melalui tahapan-tahapan yang komperehensip oleh para pakar dibidang persoalan ini.” tukas Larshen Simamora, S.Sos. meskipun bapak Bupati Dosmar telah terang-terangan mengatakan bahwa, Raskin tidak layak untuk dikonsumsi, karena tidak bervitamin. Kendati demikian, hal yang mestinya dilakukan atas gejala ini adalah, segera memperbaiki Regulasi penyalurannya.

Raskin hanya diberikan bagi masyarakat setempat atas masing-masing daerahnya. Raskin harus diperuntukan bagi mereka yang membutuhkannya. Terkait dengan mengandung Vitamin ataupun ngak, itu tidak menjadi prioritas,  yang terpenting sasarannya tepat. Perlu diketahui, bahwa dari dulu hingga sekarang, polemik tentang kandungan Raskin sudah diuji oleh Laboratorium terkait. Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian dan Badan Urusan Logistik telah menyatakan, bahwa Raskin masih layak untuk dikonsumsi. Vitamin ya jelas ada. Kan sama-sama Beras,” cetus Larshen Simamora, Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Riau asal Sumut dan Humbanghas.

Raskin sendiri juga memiliki spesifik yang berbeda-beda, tinggal bagaimana pihak Pemkab dapat memilih dan mendistribusikan Raskin tersebut dengan benar. Pilih kualitas yang lebih baik dari beberapa jenis Raskin yang ada. Supaya kekhawatiran dari bapak Bupati bisa diperbaiki atas Pilihan Jenis Raskin yang lebih baik. yang jelas, sejauh ini, Masyarakat Kabupaten Humbang Hasundutan masih dalam tahapan perbaikan. Baik itu Kualitas Pangan, maupun Distribusi Kuantitas pangannya. Raskin masih dibutuhkan oleh mereka.

Tinggal inovasi atas program kerja dari pihak Pemerintah Kabupaten yang ditunggu oleh semua orang. Semoga kampung halaman kami dapat terus menerus bergerak maju, menuju Daerah yang berdaulat atas kekayaan alamnya sendiri,” akhir Larshen Simamora.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *