Nekat Mencuri HP Pasien Kanit Reskrim Polsek Helvetia Dan Jajaran Berhasil Ringkus Seorang pekerja Honorer Salah Satu Rumah Sakit Swasta Di Medan

Nekat Mencuri HP Pasien Kanit Reskrim Polsek Helvetia Dan Jajaran Berhasil Ringkus Seorang pekerja Honorer Salah Satu Rumah Sakit Swasta Di Medan

Suaramedannews .com Akibat Silap mata mencuri sebuah handphone (Hp) milik salah satu pasien, seorang pekerja honorer di salah satu Rumah Sakit (RS) di Medan, Sumut, yakni MH alias H (26) terpaksa diringkus Anggota Reskrim Polsek Medan Helvetia Polrestabes Medan.Warga asal Batu Bara, yang tinggal di Jalan Sekolah dusun V Desa Purwodadi Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang ini berhasil ditangkap Personil Reskrim Polsek Medan Helvetia, saat sedang bekerja.Selanjutnya pelaku bersama barang bukti yakni, Handphone merek Oppo Type Reno 3 warna Putih langsung diamankan di Mapolsek Medan Helvetia, Medan, pada Rabu (10/03/2021).

Dikatakan Kanit Reskrim Polsek Medan Helvetia, Iptu Zuhatta Mahadi STK SIK, penangkapan pelaku MH berdasarkan Laporan Polisi yang diterima SPK Polsek Medan Helvetia tanggal 27 Nopember 2020 atas nama Dini Mahyarani dengan No.LP/565/XI/2020/SU/POLRESTABES MEDAN/POLSEK MEDAN HELVETIA, dimana saat pelaku melakukan aksinya mengambil Handphone korban yang sedang diletakannya di bangku tempat duduk dekat korban. Saat itu, korban akan melakukan Ronsen di Rumah Sakit Supina Azis di jalan Karya Baru No.01 kelurahan Helvetia Timur kecamatan Medan Helvetia.

“Berdasarkan Laporan Polisi tersebut, Tekab Polsek Medan Helvetia melakukan penyelidikan dan pengembangan serta menggali informasi dari berbagai sumber. Alhasil persembunyian lelaki asal Batu Bara itupun terendus dan ditangkap ketika sedang bekerja.“Pelaku Kami tangkap pada Kamis tanggal 04 Maret 2021 sekira pukul 14.00 wib, di Rumah Sakit H. Adam Malik jalan Bunga Lau kelurahan kemenangan Tani kecamatan Medan Tuntungan,” jelas Iptu Zuhatta , Kamis (11/03).

“Saat ini pelaku sudah diamankan bersama barang bukti di Polsek Medan Helvetia guna penyidikan lebih lanjut dan proses Hukum, terhadap Pelaku kami kenakan pasal 362 KUHPidana dan ancaman kurungan badan 5 (lima) tahun penjara,” Ungkap Zuhatta.(Junaidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *