Pasca Gempa, PT KAI Divre I Sumut Inspeksi Jalur KA

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Pasca terjadinya gempa bumi beberapa hari lalu di wilayah Medan dan Kabupaten Deliserdang, jalur kereta api maupun jembatan aman untuk dilintasi kereta api untuk semua jurusan.

Hal tersebut dipastikan, Vice Presiden PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut), Mateta Rijalulhaq yang langsung meninjau dan memeriksa jalur kereta api dan jembatan yang ada di Sumut dengan menggunakan Dresin (kendaraan jalan rel khusus untuk inspeksi ke lintasan jalur KA), Rabu (18/1) siang.

“Pasca gempa kemarin, kami telah menurunkan personil PT KAI Divre I Sumut untuk mengecek langsung kondisi jalur kereta api dan jembatan serta mnyiagakan amus (alat material untuk siaga) seperti bantalan, plat sambung, pendrol pngikat rel, dongkrak, pasir batu, batangan rel,” terang Mateta, melalui Humas Manager Divre I Sumut, Joni Martinus di Medan.

Untuk antisipasi jika trjadi gempa susulan, sambungnya, pihaknya telah menerjunkan ptugas pemeriksa jalan Ekstra dan regu flying gank yang setiap saat langsung scara cepat bereaksi ke titik bahaya.

“Karena kondisi pasca gempa, Hari ini ditinjau langsung oleh Mateta rijalulhaq selaku vp divre I SU dan dilapangan tidak terjadi pergeseran rel. Jembatan maupun persinyalan akibat gempa kemarin sudah aman,” ujar Mateta rijalulhaq secara langsung.

Menurut Mateta, pantauan terus dilakukan melalui pusat pengendali operasi KA yg berada d kantor divre Medan dengan mengintensipkan komunikasi langsung dengan masinis selama diperjalanan.

“Kalau terjadi pergeseran dan kerusakan akibat gempa, tentunya kereta api dilarang untuk melintas, karena perjalanan kereta api ini terkait dengan keselamatan penumpang dan juga angkutan barang,” terangnya.

Dalam perjalanan dari Stasiun Medan, Vice Presiden PT KAI Divre I Sumut Mateta Rijalulhaq didampingi Manajer Humas Joni Martinus, Manajer Operasi PT KAI Divre I Sumut M Basyir beserta jajaran Divre I Sumut menyempatkan diri berhenti untuk meninjau langsung jembatan Sei Ular yang ada di Kabupaten Deliserdang hingga petak jalan stasiun lubuk pakam menuju lidah tanah, Sumatera Utara.

“Hasil dari peninjauan bhwa jembatan kurung dengan panjang 109 meter tersebut tidak ditemukan kerusakan akibat gempa kemarin,” pungkasnya. (FAS)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *