PB HMI Mengajak Keluarga Besar Dan Kadernya Ikut Bergabung Dalam Aksi Bela Islam III 212

SUARAMEDANNEWS.com, JAKARTA – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) sudah memastikan ikut bergabung Aksi Bela Islam III di Tugu Monas Jakarta, 2 Desember, Jumat besok. PB HMI juga mengintruksikan kepada seluruh keluarga besar dan kader HMI Se Indonesia melalui Pengurus Badko Provinsi dan Cabang-cabangnya untuk bergabung dengan organisasi massa Islam dalam aksi super damai tersebut.

“Berdasarkan keputusan rapat harian PB HMI 28 November 2016, diintruksikan kepada seluruh keluarga HMI mulai dari tingkat badko, cabang dan komisariat untuk turun aksi damai pada tanggal 2 desember 2016 (212),” terang Ketua Umum PB HMI, Mulyadi P Tamsir di Jakarta, Rabu (30/11).

Adapun aspirasi yang akan disampaikan pada Aksi Bela Islam III taggal 02 Desember 2016, Pertama, Penegakan hukum yang berkeadilan terhadap saudara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang telah dinyatakan sebagai tersangka agar segera ditahan.

Kedua, Badko dan Cabang yang berada di daerah potensi konflik SARA, agar menyesuaikan kondisi sosial masing-masing.

Ketiga, Menyerukan agar menjaga kerukunan antar ummat beragama dan etnis demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mulyadi menegaskan, bahwa HMI akan berkoordinasi dengan GNPF sebagai penyelenggara Aksi Bela Islam III super damai.

“Jumlah secara pasti belum ada, tetapi antusiasme cukup besar bukan hanya dari kader HMI yang aktif, tetapi juga para senior dan alumni HMI juga akan ikut, perkiraan 10 sampai 50 ribu dan itu tidak hanya dari Jakarta saja, dari luar daerah juga,” kata Mulyadi.

Mulyadi memaparkan hingga saat ini belum memastikan apakah akan membawa atribut HMI atau tidak. “Kalau atribut masih akan kami komunikasikan lagi di PB HMI, kami belum bisa pastikan bawa atribut apa yang akan digunakan,” ucap dia.

Titik kumpul Massa HMI di Bundaran HI dengan penanda bendera HMI, pada jam 06.00 wib, dengan koordinator lapangan Harianto Minda, HMI akan konsisten mengikuti garis intruksi GNPF aksi tertib, kondusif dan aman. HMI akan mengikuti apa yang telah disepakati antara GNPF dan Polri.”Tentu, kita dari awal, sebelum-sebelumnya juga kan menyampaikan aksi damai. Kita mengikuti kelompok besar GNPF di Monas, kan di sana kegitannya juga zikir, doa bersama dan salat Jumat, ya kita ikut di sana,” jelas Mulyadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *