Forto sedang berlangsung Aksi Damai Pemuda Muhammadiyah Kota Medan

PDAM Tirtanadi Naikkan Pembayaran Tarip Air, Pemuda Muhammadiah Medan Aksi

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Beberapa kali  Pemuda Muhammadiyah Kota Medan telah melakukan aksi damai penolakan terhadap kenaikan tarif air yang dibayar oleh masyrakat Kota Medan. Seperti  jumat lalu (3/10/2017).  organisasi otonom Pemuda Muhammadiyah kota Medan kembali menggelar aksi damai di PDAM Tirtanadi untuk menuntut  sikap PDAM Tirtanadi terhadap kenaikan tarif air. Aksi ini digelar oleh Pemuda Muhammadiyah Kota Medan dan perwakilan barisan mahasiswa. KOKAM (Komando Kesiap siagaan Angkatan Muda Muhammadiyah) kota medan yang dikomandoi Cholis ST   yang merupakan bagian dari Pemuda Muhammadiyah siap mengawal jalannya Aksi tersebut.

aksi damai dikawal Anggota KOKAM Kota Medan

Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Medan Eka Putra Zakran SH dalam orasinya menyatakan penetapan kenaikan air secara sepihak oleh PDAM Tirtanadi jelas mencederai tatanan hukum serta cacat hukum, seharusnya sesuai PERMENDAGRI no 10 tahun 2009 isi nya “setiap penetapan tarif air harus melalui mekanisme penyerapan aspirasi pelanggan dan konsultasi dengan DPRD Sumut sebelum di tetapkan dan ditandatangani oleh Gubermur.

Komandan Kokam kota Medan Cholis ST, MT dikonfirmasi via whats app menjelaskan aksi damai penolakan terhadap tarif air ini titik kumpul di masjid juang 45 Jl Prof HM Yamin, massa aksi damai konvoi menuju PDAM Tirtanadi, tapi sebelum menuju PDAM Tirtanadi, peserta audiensi ke DPRD kota Medan dan diterima dengan baik oleh Komisi D (Darma wangsa Sembiring), selain menyampaikan aspirasi juga menyampaikan keresahan dan kegelisahan atas kenaikan tarif tersebut, darma wangsa sembiring yang mewakili komisi D DPRD Medan menyampaikan agar Pemuda Muhammadiyah Kota Medan mengumpulkan data dan dalam waktu dekat akan dilakukan RDP (Rapat Dengar Pendapat) oleh stake holder, pemangku kebijakan dan juga Dirut PDAM Tirtanadi.
Praktisi radio dan juga pengamat dunia entertainmen Dharma Putra Ssi angkat bicara terkait masalah kenaikan tarif air tersebut, “menanggapi sempat terputus nya aliran air PDAM , ini sudah menjadi hal yang biasa, ujung ujungnya perawatan dan akhirnya tarif naik dengan alasan biar lebih bisa maksimal memberikan pelayanan yang terbaik buat konsumen, saran saya dibuat saja tender dengan pihak swasta agar lebih baik dan tertata lagi” ujarnya saat dikonfirmasi.
Selanjut nya peserta aksi damai penolakan tarif air menuju ke PDAM Tirtanadi yang berlokasi di Jl SM Raja Medan, aksi damai selain orasi juga digelar aksi mandi air galon oleh kokam kota medan yang dilakukan oleh komandan Cholis dan juga anggota ewin. ketua Eka Zakran melalui pernyataan sikap PD Pemuda Muhammadiyah adalah cabut SK no 188/732/KPTS/2016 tentang kenaikan air, perbaiki kualitas air dan manajemen pelayanan air atau jika tidak mampu memimpin sebaiknya Dirut PDAM Tirtanadi dicopot pungkasnya. sumber DNM 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *