Pengedar Sabu 15 Kg dan 20 Butir Ekstasi Jaringan Medan – Pekan Baru, Ditangkap

Suaramedannews.com, Medan – Sat Narkoba Polrestabes Medan berhasil menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu, ekstasi, dan ganja kering dari jaringan Medan-Pekan Baru. Dari pengungkapan itu, sebanyak 15 kg lebih sabu diamankan, 20 ribu butir pil ekstasi, beberapa paket ganja kering siap edar.

Keseluruhan barang bukti itu diamankan dari 3 orang tersangka yang berhasil ditumpas mulai tanggal 20-23 Juli 2020.

“Para tersangka ini ada bosnya berinisial BR yang kini masih buron, namun mereka juga mengedarkan narkoba ini dan sebelumnya sebanyak 10 kg sabu untuk dua kali pengambilan, sudah diedarkan. Dalam 10 kg sabu, selama 1 minggu habis dijual,” ungkap

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko di lobby Mapolrestabes Medan, Jum’at (24/7/2020) sore. Ketiga Tersnagka yang diamankan yakni, TZ (47) warga Jalan Swadaya, Kecamatan Medan Sunggal dengan barang bukti 15 kg sabu. Ia diamakan di Jalan Pinang Baris Medan, pada 20 Juli 2020 sekira pukul 20.00 WIB.

“TZ mengedarkan sabu dan ekstasi untuk dipasarkan di Medan atas perintah tersangka BR, jadi
selama ini tersangka sudah 3 kali mengedarkan dan 2 kali berhasil dengan jumlah 10 kilo
sebanyak dua kali,” ungkap Kapolrestabes Medan.

Kemudian petugas kembali mengamankan, KS (49) warga Dusun IX Rambungan II, Gang
Pancasila, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan. Ia ditangkap di hotel Alam Indah, Kamar No. 56 Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan Medan, Kecamatan Medan Tuntungan Rabu tanggal 22 Juli 2020 sekira pukul 18.30 WIB.

Pada saat ditangkap, KS memiliki 1 bungkus kertas kecil daun ganja 0,70 gram. Kemudian
dilakukan pengembangan dan mengamankan tersangka, IE (23) di Jalan Pasar IX, Desa Bandar
Klippa, Percut Sei Tuan dan disita 12 bungkus plastik klip sabu 460 gram.

Dari pria yang beralamat di Dusun IX Rambungan II, Gang Mawar, Percut Sei Tuan itu, juga
diamankan 1 unit HP merk Nokia warna Hitam, 12 bungkus plastik klip berisi sabu seberat 460
gram, dan 1 HP merk Nokia warna Putih.

“Untuk jumlah keseluruhan barang bukti yang kita amankan dari 3 tersangka yakni; 15.460 gram
(15 kg lebih) sabu, dan 20 ribu butir ekstasi dan dari 2 laporan polisi (LP),” papar Kapolrestabes
Medan, didampingi KBO Sat Narkoba, Iptu MK Daulay.

Dari pengungkapan itu, bilang Kapolrestabes Medan lagi, jikalau dikomulasikan sesuai harga
dagang pada tersangka dilapangan, nilai narkoba tersebut sekitar 8 Milyar Rupiah.

“Sabu itu jika dirupiahkan senilai sekitar 6 Rp Milyar, dan 20 ribu Ekstasi ini sekitar 2 Milyar,”
sebutnya.

Sementara itu, salah seorang tersangka ketika ditanyai mengakui sudah 3 kali menerima kiriman
barang (sabu) dari tersangka BR (DPO) yang berada di Provinsi Riau kota Pekan Baru.

“Dalam 1 Kg Sabu saya diupah 3 juta rupiah, ucap tersangka. Untuk 15 kg sabu ini upahnya Rp 45 juta,” ucapnya.(Junaidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *