Pengusaha Tambang Koleksi Puluhan Senjata Api Illegal, Ditangkap Polda Sumut

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Direktorat reskrimum Polda Sumut berhasil mengungkap kepemilikan senjata api ilegal pada Senin (07/11/2016), sekitar pukul 13.30 Wib, menyampaikam keterangan ini kepada wartawan di Ditreskrimum Polda Sumut. Tersangka berinisial S (42) warga Jalan Brigjen Zein Hamid KM 7 Kel Titi Kuning Kec Medan Johor Kota Medan.

Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah yang didampingi Katimsus, AKBP Sandy Sinurat dihadapan wartawan menyampaikan tersangka yang merupakan seorang pengusaha tambang di Aceh membeli senjata tersebut untuk koleksi pribadi. Satu dari puluhan senpi yang disita itu, yakni jenis Barreta merupakan milik oknum (organik) TNI.

Nurfallah menyampaikan, “Senpi laras pendek berpuluru karet tersebut dibeli tersangka dari oknum tentara tersebut seharga Rp 7,5 juta”.

Informasi dari masyarakat, disinyalir ada seseorang yang mememiliki senjata api secara illegal, karena sering meledakan senjatanya dirumahnya. Berdasarkan informasi tersebut, pada hari Kamis (03/11/2016) polisi bersama Kepala Lingkungan XV Kel. Titi Kuning kerumah tersangka ditemukan banyak senjata, seperti, senapan angin, Sangkur, Mandau, Lading Aceh, Samurai Katana, dan berbagai senjata tajam lainnya.

“Dari keterangan tersangka diketahui bahwa senjata api dan amunisi dibelinya dari seorang oknum TNI dengan harga Rp 7.500.000,- pada bulan Desember 2015, di Aceh. Air soft Gun dibeli dari Tigers Airsoftgun Shooting Club (TAC) Medan. Adanya senjata api tersebut untuk koleksi dan menjaga diri dan perlindungan di rumah.” ucap Nurfallah.

Dari tangan tersangka, Polisi menyitanya sebagai barang bukti kepemilikan senjata tanpa izin, berupa 1 pucuk senjata api merek Bareta, 1 bilah samurai Katana, 5 pucuk senjata air softgun, 1 bilah lading Mandau, 7 pucuk senapan angin, 65 butir peluru kaliber 7,6mm, 1 bilah samurai dengan panjang 100 cm , 100 butir peluru hampa, 12 set tombak ikan,1 butir tabung CO2 Air Soft Gun, 1 pucuk senapan angin biasa, 2 kotak Harkers, 5 bilah sangku ,1 bilah lading aceh, serta 1 unit tabung gas merek Scuba untuk pengisi senapan angin.

“Dari tersangka ikut disita dua unit mobil jenis Toyota Innova nomor polisi BK 1055 YK dan Jeep Willis hijau,” sebagai barang bukti, “Tersangka dijerat Undang Undang Darurat, UU RI No 12 / DRT/1951, pasal 1 ayat (1), terkait kepemilikan senjata api secara ilegal dengan ancaman penjara diatas 5 tahun ,” jelas Nurfallah.  (Sm/N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *