Polrestabes Medan OTT Pungli Petugas Dishub Sumut

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Tiga petugas Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ditangkap Polisi saat sedang melakukan pungli. Dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait pungli itu, polisi menyita uang yang diduga hasil pungli, satu buku register tilang, catatan bukti hasil penimbangan dan bukti pembayaran denda dan blangko, Jumat (21/10/2016).

Ketiga PNS Dishub Sumut yang diduga melakukan pungli tersebut berinisial HHL (48), EP (54), dan PH (56). Penangkapan ketiganya dilakukan pada dinihari tadi di Jembatan Timbang Dishub, Jalan Jamin Ginting, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang.

 

Mardiaz mengatakan, ada informasi dari masyarakat yang mengaku ada pungli yang dilakukan petugas Dishub terhadap para sopir muatan barang yang melintas dari Medan menuju Brastatagi. “Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan oleh petugas dari pukul 21.00 WIB sampai dengan 00.15 WIB banyak pengangkutan yang muatannya melebihi yg telah ditentukan dalam Speksi kendaraan namun tidak dilakukan penilangan setelah melakukan pembayaran bervariasi antara Rp.100.000,- sampai Rp.250.000,- dan kemudian para pengangkutan tersebut tetap melanjutkan perjalanannya”katanya.

 

“Apabila supir pengangkutan tidak mau membayar sejumlah uang tersebut diatas maka Buku Speksinya tidak dikembalikan dan diancam akan ditilang bahkan kendaraannya disuruh balik kanan.” Jelas Mardiaz.

 

Kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap meja tempat petugas UPPKB.dan melakukan pemeriksaan Buku Speksi dan Buku registrasi Tilang, Buku registrasi catatan hasil penimbangan dan bukti pembayaran denda telah ditemukan 29 eksemplar Tanda Bukti hasil penimbangan.dan Tanda Bukti pembayaran denda beserta uangnya masing-masing Rp.100.000,dan Uang tunai sejumlah Rp.4.203.000.
Menurut Mardiaz, aksi tidak terpuji yang dilakukan oleh petugas Dishub tersebut sudah berjalan beberapa bulan terakhir. “Tiap hari, mereka bisa dapat uang mencapai Rp 15 juta. Selain itu, kita juga ada mengamankan seorang sopir. Dia masih diperiksa sebagai saksi,” imbuhnya.

 

Akibat perbuatannya, ketiga petugas Dishub tersebut dijerat Pasal 12 huruf e Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 KUHPidana. “Ancamannya 4 tahun penjara,” kata Mardiaz. “OTT akan terus dilakukan pada berbagai bidang yang bersentuhan langsung dengan kegiatan masyarakat, sesuai kebijakan dan perintah lisan Presiden RI Bapak Jokowi, agar menjadi atensi kita semua”, kata Mardiaz.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *