Polsek Percut Seituan Amankan 2 Perampok Kalung Emas Yang Mengaku Mengidap Penyakit HIV

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Dua tersangka perampok, NS (30) warga Jalan Polonia Antariksa/simpang 4 Kelurahan Sari Rejo Medan Polonia dan MAR (32) warga Jalan Cempaka Kelurahan Selayang,  babak-belur diamuk massa ketika merampas kalung Nila Santi Barus (33) warga Pasar IV Tembung, tapi mereka selamat dari massa, karena keduanya mengaku mengidap penyakit Aids dan HIV, warga dan perangkat desa yang dilokasi menyelamatkannya ke kantor Desa, Sabtu (12/11/2016).

Kompol Lesman Zendrato, Kapolsek Percut SeiTuan, membenarkan kedua pelaku perampokan (perampasan) kalung tersebut sudah diamankan, “Tersangka sudah kita amankan beserta kalung sebagai barang buktinya. Keduanya sudah sering melakukan aksinya. Saat ini, keduanya masih diperiksa untuk penyelidikan lebih lanjut,” terangnya.

Korban menuturkan kejadiannya di kantor polisi, dia yang sedang mengendarai sepedamotor Jupiter MX serta membonceng anaknya yang berusia 4 tahun, lalu kedua penjahat ini mengikuti korban dan merampas kalung milik korban, mereka (perampok) mengendarai sepedamotor CBR warna hitam 150 BK 6007 AFO.

Korban langsung ikut mengejar kedua tersangka hingga ke Jalan Tambak Rejo sembari berteriak, rampok, maling. Warga yang mendengar teriakan korban ikut mengejar para pelaku perampoknya. Para pelaku terjebak mobil dump truk yang sedang menurunkan muatan pasir.

Warga yang sudah ramai ikut mengejar para pelaku, berhasil menangkap keduanya dan langsung menghajarnya sampai babak belur. Kedua penjahat mengaku mengidap HIV, sehingga massa menghentikan aksi main hakimnya,

Para pelaku perampokan diamankan ke kantor Desa Amplas, yang kebetulan  aparat Desa berada dilokasi saat sedang mengecek muatan truk pasir. Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat informasi, langsung ke tempat kejadian dan membawa pelaku perampokan tersebut ke Polsek Percut Seituan untuk penyelidikan lebih lanjut.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close