PRESIDEN RI JOKO WIDODO

Presiden Jokowi Merangkul TNI-Polri Pascademo 4 November

SUARAMEDANNEWS.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan safari ke lingkungan TNI dan Polri. Banyak pihak mencurigai itu sebagai langkah panik Jokowi pascademo 4 November. Namun, tak sedikit yang mengira sebaliknya.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing mengatakan, selaku panglima tertinggi di republik ini, Jokowi bisa kapan saja mendatangi kesatuan-satuan yang ada di tubuh TNI atau Polri.

“Konstitusi kita telah mengatur bahwa Presiden adalah sebagai simbol panglima tertinggi TNI dan Kepolisian,” ujar Emrus kepada wartawan Saptu (12/11/2016).

Emrus menilai kedatangan mantan Wali Kota Solo itu ke kesatuan di korps baju loreng dan coklat itu untuk terus membangun komunikasi antara prajurit yang berada di level bawah. Selain itu, ingin memperlihatkan sesuatu yang baik ke masyarakat luas.

fr“Jadi itu enggak mungkin untuk menakuti rakyat, Jokowi Presiden yang berasal dari kalangan sipil. Dia (Jokowi) datang kan justru dengan terbuka untuk sesuatu hal yang baik,” ujar dia.

Emrus juga memberikan apresiasi untuk Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo yang cukup humanis kepada sipil.

“Saya bangga sekali punya Panglima TNI seperti sekarang ini. Menyejukkan, bagus sekali lah,” tuturnya.

Lanjut Emrus Sebagai orang nomor satu di lingkungan militer, Gatot memahami apa yang menjadi tugas dan fungsinya.

“Baru-baru saja kan dialog dengan adik-adik di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara. Ada banyak, dari berbagai kampus di daerah-daerah kan bisa saling dialog, itu bagus sekali ya,” jelasnya.

Menurut Emrus, jabatan yang diemban oleh Gatot sebagai Panglima TNI sudah sangat tepat.

“Jokowi tidak salah menyerahkan jabatan Panglima TNI kepada Gatot Nurmantyo, saya pikir begitu ya,” ujar dia.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *