PRESIDEN RI JOKO WIDODO

Presiden Jokowi : Perkembangan Media Sosial Isinya Banyak Fitnah

SUARAMEDANNEWS.com Presiden Jokowi mengeluhkan perkembangan yang terjadi di media sosial pada 1 bulan, 2 minggu, 3 minggu belakangan ini. “Isinya saling menghujat, isinya saling mengejek, isinya saling memaki, isinya banyak yang fitnah, isinya adu domba, isinya memprovokasi,” jelas Presiden Jokowi pada acara Silaturahim Nasional Ulama Rakyat “Doa Untuk Keselamatan Bangsa”, yang digelar di Econvention Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (12/11) sore

Bangsa Indonesia, bangsa yang santun, punya budi pekerti, dan akhlakul karimah yang baik. Presiden mengajak untuk mewaspadai bersama-sama kecenderungan yang terjadi di media sosial. “Mengingatkan, kalau ada teman kita yang melakukan itu diingatkan itu bukan nilai-nilai bangsa Indonesia, itu bukan nilai-nilai kesantunan Islam,” kata Jokowi.

Perkembangan yang terjadi di media sosial itu bukan karakter bangsa Indonesia. “Bukan tata nilai Indonesia, bukan tata nilai umat kita, bukan,” bahwa sebagai bangsa majemuk, harusnya yang mayoritas melindungi yang minoritas. Yang minoritas itu juga menghormati yang mayoritas, tegas Jokowi

“Mestinya seperti itu, harus dua-duanya jalan, saling menghargai, saling menghormati. Kalau tidak ada itu ya tidak akan sambung. Yang mayoritas melindungi minoritas, yang minoritas juga menghormati yang mayoritas,” ucap Jokowi.

Jika kita mengamalkan hal tersebut, Bangsa Indonesia akan meraih dan merasakan indahnya perdamaian dan persaudaraan di tengah keberagaman . “Karena ini anugerah yang diberikan Allah kepada kita,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close