Rachmawati : Tak Mampu Tangkap Koruptor Kakap, Pungli Jadi Sasaran Pencitraan

SUARAMEDANNEWS.com, Dua tahun Pemerintahan Jokowi-JK tidak luput dari pencitraan, Pungutan Liar yang saat ini menjadi judul dan topik dalam pencitraan Jokowi-Jk,  hal ini dilakukan pemerintah beberapa waktu yang lalu dengan cara menangkap “OTT” para palaku pungutan liar (Pungli), keterangan ini disampaikan Rachmawati Soekarnoputri, Kamis, 20/10/2016, lalu.

Rachma mengatakan, “Masyaallah yang pungli kelas teri diuber dan ditangkap, sedangkan yang korupsi kelas kakap dibiarkan, dan malah dikasih amnesty,” Belum lagi, pelaku dalam kasus bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Padahal kasus ini merupakan kasus korupsi yang menyengsarakan rakyat seumur hidup dan sebagaimana disebutkan JK sendiri mencapai 700 triliun lebih.

“Pemberantasan pungli hanya menjadi lips service janji kosong penguasa utamanya KPK akan mengusut mega-skandal korupsi tersebut. Karena tidak sanggup menangkap korupsi kakap maka urusan pungli kelas teripun dijadikan sasaran tembak,” kata Rachma. dilansir dari RMOL.co.

“Sementara ada pejabat yang sudah tersangka gratifikasi saja masih bisa jadi Wakapolri bahkan dijdikan Kepala BIN. Preseden buruk yang mencoreng Polri sebagai penegak hukum. Jadi apa gunanya berantas Pungli jika atasan memberi contoh buruk malah dilindungi,” ucap Rachma.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close