Ray vivaldi, Debater Muda – Berawal dari Hobby Kembangkan Prestasi

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Ray vivaldi lahir di Medan, 24 Maret 1998. Ray sapaan akrabnya, adalah seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU). Mahir dalam berBahasa Inggris  merupakan suatu kemampuan dari anak pertama dari tiga bersaudara ini.

Berdebat, berfikir kritis, menginterpretasikan lingkungan sekitar merupakan beberapa hal yang selalu dilakukan oleh seorang Ray vivaldi. Biasanya, orang-orang berdebat megenai suatu kasus tertentu menggunakan bahasa indonesia, lain halnya dengan Ray, ia merupakan sosok debater muda yang sering mengikuti kompetisi debat dengan menggunakan Bahasa Inggris.

Kecintaanya terhadap Bahasa Inggris  sudah dirasakan sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Ray melihat banyak siswa yang cukup piawai dalam Bahasa Inggris di sekolahnya. Namun sayangnya tidak ada wadah yang dapat menampung kemampuan tersebut. Maka itu Ray pun berinisiatif mencetuskan English Club di sekolahnya. Banyak tantangan-tantangan yang di jumpai oleh Ray dalam merintis English Club, salah satunya adalah susahnya mencari pembina yang mau melatih mereka dengan cuma-cuma. Orang tua Ray juga sempat keberatan dengan kesibukan Ray dalam English Club namun Ray membuktikan bahwa kesibukannya tersebut membuahkan hasil yang sepadan dengan kerja kerasnya selama ini.

Cita cita Ray adalah menjadi seorang Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis. Dalam menggapai cita-citanya Ray tidak hanya harus mahir dalam Bahasa Iggris, Ray pun berusaha keras untuk belajar otodidak bahasa Prancis dan Spanyol. Cita-cita Ray  terinspirasi dari seorang sosok Penyanyi Internasional indonesia Anggun C Sasmi. “Anggun saja bisa mahir berbahasa Prancis, kenapa saya tidak”, ujar Ray vivaldi saat di wawancarai di pendopo FISIP USU.

“Ray itu orangnya talkaktif dan mudah bersosialisasi dengan sekitarnya”, ujar Fattah teman dekat Ray  saat di wawancarai. Ray juga seorang yang komunikatif, sering kali Ray mendapatkan Job menjadi Master Ceremony (MC) di berbagai acara.

Tidak seperti kebanyakan mahasiswa lain yang mengikuti banyak organisasi, Ray hanya aktif dan fokus pada satu organisasi saja yaitu USU Society for Debate (USD). Bergabung dalam USU Society  for Debate (USD) menjadi impian Ray sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Ray merupakan sosok yang kritis dan pantang menyerah. Ia memiliki prinsip “Never Give Up and Try The Best In Your Life”. “Jangan hanya karena sekali gagal menjadikan kita menyerah begitu saja sehingga tidak mau mencoba lagi”, ungkap Ray saat diwawancari di Gedung Kesekretariatan USU Society Debate (USD).

Ray telah banyak mengikuti kompetisi-kompetisi debat. Tidak jarang seorang Ray mendapatkan penghargaan yang memuaskan. Di tahun 2016 Ray Vivaldi terpilih menjadi perwakilan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik untuk mengikuti USU English Debate Competition (EDC). Kompetisi kali ini, Ray dan timnya memperoleh Juara1 dan Ray sendiri memperoleh 2’nd Best Speaker di EDC.

Kemampuan yang dimilikinya tersebut, Ray juga melebarkan sayapnya di kancah Nasional. Pada tahun 2016 Ray dan timnya menjadi perwakilan membawa nama harum Universitas Sumatera Utara dalam kompetisi Asian Law Student Association (ALSA) yang diadakan di Universitas Padjajaran, Bandung. Menjadi perwakilan Universitas Sumatera Utara dan berpartisispasi dalam mengikuti kompetisi ini merupakan suatu kehormatan tersendiri bagi Ray Vivaldi.

Baru-baru ini, pada tanggal 27-30 April 2017 kemarin, Ray mengikuti Sumatera Overland Varsity Debate (SOVED) yang dilaksanakan di Universitas Negri Padang. Ray dan timnya mendapatkan hasil yang cukup memuaskan dan mengharumkan nama Universitas Sumatera Utara. Ray memperoleh penghargaan 3’rd The Best Speaker dalam kompetisi tersebut.

Tidak hanya dalam berdebat, Ray juga sering mengikuti kompetisi-kompetisi pidato Bahasa Inggris. Pada tahun 2016 Ray menyandang penghargaan Juara 1 dalam English Speech Competition sekota Medan yang di laksanakan di Millenium ICT Center.

Sekarang ini Ray sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti kompetisi debat antar negara di Asian English Olimpic (AEO). Semoga berhasil ya Ray. Tetap semangat dan terus berkarya, Ray !!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *