Residivis Perampokan Rumah di 15 TKP Medan, Tewas Di Door Polsek Medan Helvetia

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Residivis pelaku rampok rumah ditembak mati Polsek Medan Helvetia,  Kapolsek Medan Helvetia Kompol Hendra Eko Triyulianto SH SIK menjelaskan bahwa hari Minggu dini hari (20/11) sekira pukul 04.00 WIB berhasil menangkap residivis pelaku rampok rumah, tersangka ditembak mati karena melakukan perlawan terhadap polisi. Tersangka bernama Marulam, 40 tahun warga pasar V Marelan.

“ Kami terpaksa melakukan tembakan kepada tersangka setelah memberi tembakan peringatan. Karena tersangka menyerang petugas saat mau ditangkap”, kata Hendra.

Pada hari Minggu tanggal 20 November 2016 pukul 04.00 wib Kanit Reskrim beserta Panit Reskrim dan anggota bergerak ke Hotel Toba Cottage Belawan setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa tersangka Marulam berada disana.

Pengejaran terhadap pelaku langsung dilaksanakan oleh polisi, Pada saat mau dilakukan penangkapan, pelaku mencoba melarikan diri dengan menabrakkan mobilnya ke mobil Polisi. Kemudian polisi berhasil menangkap pelaku dan mengintrogasi tersangka, tersangka menunjukan rumah di Tanah Garapan Hamparan Perak.

“Pada saat melaksanakan pengembangan, pelaku melakukan Perlawanan Kepada Petugas dengan melepas borgol, pelaku membogem pipi kiri Bripka Gomgom Sarwedi Simanjuntak, dan pelaku melarikan diri sehingga tim melakukan penembakan ke bagian punggung tembus ke dada kanan pelaku, pelaku yang tumbang kena tembakan langsung dibawa Ke Rumah Sakit Bhayangkara, pelaku meninggal dunia setelah sampai di Rumah Sakit” tutur Hendra.

Rekaman CCTV, Mobil Avanza Warna Hitam B 1274 BRK, 1 unit Air Soft Gun warna Hitam jenis Barreta, 8 unit Jam,  Tas Sandang Hitam, Topi Biru Dongker, 1 buah Dompet Emas Merk London, dompet Hitam Merk Telkomsel, Uang tunai sebesar Rp 2.850.000, 11 lembar uang Asing, 6 lembar uang RM , 1 lembar RM 20, 2 lembar RM 5, 1 lembar RM 10, 1 lembar 1 dollar Amerika, 12 buah cincin lain jenis, 1 pasang anting2, 2 buah aksesoris berupa gelang, 1 unit Handphone warna hitam, 2 buah kunci L, disita polisi sebagai barang bukti.

Setelah di koordinasilam dengan Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, ternyata Tersngka terlibat berbagai aksi dalam beberapa TKP di kota Medan dan sekitranya. Pelaku dan kawanannya melakukan aksi perampokannya di 15 TKP,  diantara korban perampokkannya, adalah rumah seorang hakim Pengadilan Tinggi Medan di Jalan Setia Budi Bunga Melur 5 dengan menggasak brangkas isi uang Rp30 juta, perhiasan, satu laptop , handphone, dan surat-surat berharga.

hendra juga menyampaikan, Kawanan pelaku yang lainnya sudah ada yang berhasil di tangkap Unit Pidum dan saat ini sedang menjalani hukuman di Lembaga pemasyarakatan. Pengejaran Pelaku Residivis kasus 363 KUHP dan DPO Polrestabes Medan, berdasarkan laporan pada tanggal 13 Agustus 2016 oleh korban Viktor Lumban Raja, 42 tahun warga Jalan Beringin Raya Lingkungan IV No 109 Medan Helvetia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *