Sejarah Kalender Dunia

SUARAMEDANNEWS.com – Ada belasan jenis kalender yang pernah tercatat dalam sejarah peradaban manusia. Di antaranya yang paling tua adalah yang dimiliki oleh bangsa Mesir di Afrika, suku Maya di Amerika Tengah, bangsa China, Yahudi, dan Yunani. Mereka itu adalah bangsa yang sejak ribuan tahun yang lalu telah sangat akrab dengan kegiatan Astronomi. Adapun sejarah kalender-kalender di dunia ini adalah sebagai berikut.

  1. Kalender Mesir. Kalender Mesir dikenal sebagai kalender Qibti. Di zaman dulu, selain digunakan untuk menandai aktivitas budaya, kalender juga digunakan untuk meramalkan fenomena-fenomena mistis yang terkait dengan penyakit, kesembuhan, kelahiran dan kematian seseorang. Bahkan, digunakan untuk meramalkan kekuasaan dan kejayaan seorang raja. Sejumlah supranaturalis di Mesir sampai kini masih ada yang menggunakan kalender Qibti ini secara rahasia untuk kegiatan-kegiatan mistis. Tetapi, secara umum di negeri Mesir modern telah berlaku dua penanggalan: Gregorian alias Masehi dan penanggalan Islam alias Hijriyah.
  1. Kalender Maya. Kalender kuno lain yang tercatat sejarah adalah kalender Maya. Kalender yang sempat gempar pada tahun 2012 kemaren ini disusun ribuan tahun lalu oleh bangsa Maya, di Amerika Tengah. Diperkirakan kalender ini diciptakan sekitar tahun 747–353 SM. Dan peradaban mereka mencapai puncaknya pada tahun 250 – 900 M.
  1. Kalender China. Kalender ini lebih tua dari kalender Maya. Penanggalan yang diciptakan di zaman kaisar Huang Ti abad ke-30 SM (2.698-2.599 SM) itu adalah penanggalan yang paling lama digunakan dalam peradaban Manusia. Yakni, hampir 5000 tahun. Meskipun, di Tiongkok modern penanggalan ini telah mengalami pergeseran bilangan tahun disesuaikan dengan penanggalan Masehi.
  1. Kalender Jepang. Kalender Jepang menggunakan kalender yang diadaptasi dari kalender China dipadu dengan kalender Gregorian. Sampai akhir tahun ke-5 zaman Meiji atau sekitar 1873, Jepang masih menggunakan Kalender Tempo (Temporeki). Namun sejak tahun ke-6 zaman Meiji atau 1 Januari 1873, Jepang menggunakan sistem Kalender Gregorian.
  1. Kalender Julian – Gregorian. Kalender ini adalah kalender yang paling banyak digunakan di dunia internasional. Dikenal juga sebagai cikal-bakal kalender Masehi. Awalnya, kalender ini berasal dari kalender Romawi. Tetapi karena banyak kelemahan dan kekacauannya, maka kaisar Romawi saat itu Julius Caesar mengubahnya atas saran seorang ahli astronomi bernama Sosigenes, dan mulai diberlakukan pada 1 Januari tahun 45 sebelum Masehi. Ketika masih sebagai penanggalan Romawi Kuno, jumlah bulannya dalam setahun hanya 10 bulan. Dan jumlah hari dalam sebulannya dipukul rata 30 hari. Tetapi sejak zaman Julius Caesar, kalender itu disempurnakan dengan cara menambahkan dua bulan (Januarius/Januari dan Februarius/Februari) dan menjadi 12 bulan sebagaimana kita kenal sekarang.
  1. Kalender Hijriyah. Sebagaimana kalender Masehi, kalender Hijriyah adalah kalender yang masih aktif digunakan oleh miliaran penduduk Bumi. Di negara-negara Islam, atau di kawasan-kawasan yang banyak penduduk Islamnya. Cikal-bakal kalender ini sebenarnya sudah ada sejak zaman pra Islam di kawasan Timur Tengah, dengan berpatokan pada Matahari dan Bulan. Awalnya, jumlah bulan dalam setahun adalah 13 bulan, dengan pergantian tahunnya di penghujung musim panas yang jatuh di bulan September. Penamaan kalendernya disesuaikan dengan musim ataupun kondisi kemasyarakatan yang sedang terjadi. Bulan pertama misalnya, dinamai Muharram karena di bulan ini seluruh suku di semenanjung Arab bersepkat mengharamkan peperangan.
  1. Kalender-Kalender Lainnya. Selain beberapa sistem kalender yang telah kita bahas, sejarah masih mengenal sejumlah kalender lainnya. Di antaranya, kalender Yahudi, kalender Saka India, dan sejumlah kalender lokal seperti kalender Jawa, Sunda, dan Bali. Namun, setelah masuknya agama Islam, kalender-kalender itu mengalami adaptasi dan penggabungan dengan sistem kalender Islam. Kini, kalender-kalender itu sudah semakin ditinggalkan, kecuali untuk ritual-ritual budaya tertentu saja…

Itulah sejarah kalender-kalender di dunia. Semuanya memberi pelajaran kepada kita bahwa sejarah peradaban manusia telah dan akan terus berkembang, sesuai dengan perkembangan science yang kian dinamis. Kalender apakah yang akan manusia ciptakan selanjutnya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close