Seminar Nasional/Badan Rescue DPW Partai Nasdem Sumut Jl. Dr.H. M Yamin

Suaramedannews.com,Medan . Dunia saat ini sedang dilanda pandemi penyakit Covid 19 penyakit yang disebabkan oleh virus Sars -Cov2 Virus ini ditularkan melalui Droplet di udara ,memasui tubuh manusia melalui saluran pernapasan ,”Sebagai bentuk keperdulian dan impelementasi pencegahan Pandemi Corona Virus Diaseas 2019 (Covid 19) yang hingga saat ini masih melanda dibelahan dunia bersama Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan DPW Partai NasDem Sumut, dr Tuahman Fransiscus Purba M.kes.,Sp.An bersama Badan Rescue DPW Partai NasDem Sumut menggelar Seminar Nasional Sosialisasi Covid 19 tentang Aspek Penegakan Diagnosis, Tata Laksana dan Pencegahan Jalan Dr H.M Yamin ,Ballroom lantai 111 DPW Partai NasDem Sumut, Sabtu (19/12/2020), yang menghadirkan nara sumber dokter-dokter spesialis yang ‘terjun’ langsung untuk penanganan Covid 19, yakni dr Supiono, Sp.P, dr Renatha N.H Nainggolan, M.Ked (ClinPath), SpPK, dr Nasib Mangoloi Situmorang, M.Ked. (For), Sp.FM, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumut, Teguh Supriadi S.Kn, M.Ph dan mewakili Persatuan Rumah Sakit (Persi) dr Riza.

Pada kesempatan tersebut turut juga hadir Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai NasDem, Roni Reynaldo Situmorang, Ketua Badan Rescue Partai NasDem Sumut, Anggiat Manurung, Ketua Panitia Lamboyus Harianja dan Tenaga Ahli Fraksi Partai NasDem Sumut Anderson King Junior dan para kader dan sayap partai,” ucapnya.Tuahman juga menjelaskan, kegiatan ini diselenggarakan bertujuan untuk memberikan informasi detail tentang Pandemi Covid 19 kepada seluruh masyarakat Sumut.” Karena hingga saat ini masih ada masyarakat yang belum memahami secara mendalam tentang penyebaran dan penangan Virus Corona ini.“Bahkan ditengah-tengah masyarakat ada banyak versi, seperti berkerumunan tempat umum tampa pakai masker. Berjalan pergi kepasar tidak pakai masker dan naik kereta dan banyak paktor yang bisa mengartikannya. Sementara Pandemi Covid ini, pemerintah telah membuat regulasi yakni Protokol Kesehatan (Prokes) yang didalamnya telah diatur tentang pencegahan, penangana, diagnosa serta mekanisme penguburan bagi pasien Covid yang meninggal,” ujar Tuahman yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut.

“Sementara pada kesempatan itu, nara sumber dr Supiono Sp.P dalam pemaparannya mengatakan untuk meminimalisir angka kasus Covid di Sumut, masyarakat tetap diminta mematuhi dan menjalankan meminta kepada seluruh masyarakat agar tetap menjalankan dan mematuhi Prokes yang telah dibuat oleh pemerintah. Karena penyebaran Virus Corona ini sangat cepat dan tidak terlihat oleh kasat mata. Sehingga jika sudah terkena dan terinfeksi, maka membutuhkan waktu dan ada tahapan serta mekanisme yang telah dibuat untuk mengobatinya.“Tidak seperti mengobati sakit biasa. Karena Virus Corona ini bersarang di Paru-paru. Maka jika ada masyarakat yang sudah memiliki gejala seperti batuk, flu dan demam, jangan sungkan untuk pergi ke rumah sakit memeriksakan diri, apakah terinfeksi positif Corona atau hanya flu dan batu biasa,” tuturnya.Selain itu, lanjut dr Supiono, jika dalam pemeriksaan hasilnya dinyatakan positif Covid 19, maka hal yang harus dilakukan adalah mengkarantina diri selama beberapa hari baik secara mandiri maupun dirumah sakit. Hal ini dilakukan untuk mempersempit penyebaran virus ditengah-tengah masyarakat.“Karena saat ini sudah ribuan kasus Covid 9 di Indonesia dan yang sembuh berkisar 500 ribu, meninggal 18 ribu lebih dan 80 persen orang tanpa gejala. Namun yang sangat disayangkan lagi, ketakutan masyarakat untuk berobat ke rumah sakit, apalagi bertemu dokter. Maka dari itu, pada kesempatan ini saya mengingatkan kita semua untuk tetap mematui Prokes yang telah dibuat oleh pemerintah agar terhindar dari Covid 19. Jangan sampai tertular, jika tertular jangan sampai masuk rumah sakit, kalau sudah masuk RS jangan sampai penderita Corona kategori berat,” terangnya.

“Sementara dr Renatha MH Nainggolan spesialis patologi klinis mengatakan fenomena yang terjadi saat ini murni disebabkan oleh virus dan sudah menjadi Pandemi. Siapun bisa terkena Virus Corona ini yang penyebarannya bisa melalui udara, kontak langsung dengan orang yang sudah terpapar Covid 19 dan masuk melalui mata, hidung dan menempel di hati, paru-paru dan ginjal. “Kalau sudah terinfeksi, diperlukan alat yang dimasukkan kerongga pernapasan untuk melihat apakah Virus Corona sudah ‘bersarang’ ditubuh pasien atau belum. Hal ini diperlukan karena virus ada yang berkuran kecil dan besar. Jika hasilnya dinyatakan positif, maka diperlukan pertolongan secara medis berupa karantina dan meminum obat serta vitamin yang telah disarankan oleh medis,” papar dr Renatha seraya menambahkan bahwa jika Virus Corona sudah masuk kedalam tubuh, stabilitasnya akan bertahan di tempat-tempat tertentu, maka diperlukan periksa darah secara rutin guna pemantauan perkembangan virus.”Mematuhi protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker,menjaga jarak dan menghidari kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan Handsa Nitizer,”(Junaidi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *