Ilustrasi

Seminggu Ini Dana Inpassing Cair, Hanya 600an Guru Madrasah Non PNS di Kota Medan yang Terima

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Sebanyak 600an guru Madrasah Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Medan akan menerima dana Tunjangan Profesi Profesi Guru (Inpassing) bagi Guru Madrasah.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Dirjend Pendis) Kementrian Agama (Kemenag) Nomor 6701/SJ/DJ.I/KP.07.6/09/2016 tentang Percepatan Penyaluran Tunjangan Profesi Guru (Inpassing) Bagi Guru Madrasah Yang Telah Diverifikasi Inspektorat Jenderal (Irjend).

Dimana dalam Surat Edaran tersebut, isi salah satu poinnya berbunyi ‘Total anggaran ini telah teralokasi melalui APBN, APBNP Tahun Anggaran 2016 pada DIPA masing-masing satuan kerja terkait’.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Medan, Drs H Impun Siregar MA
Kasi Penmad Kemenag Kota Medan, Drs H Impun Siregar MA

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kemenag Kota Medan, Drs H Impun Siregar MA ketika dikonfirmasi diruangannya, Rabu (2/11/2016) membenarkan akan adanya penyaluran dana Inpassing bagi Guru Madrasah Non PNS di Kota Medan. Namun, tidak semua guru yang bisa menerima dana tersebut.

“Hanya 600an Guru Madarasah Non PNS saja yang akan menerima dana Inpassing. Jadi, kepada guru yang lainnya diminta untuk bersabar dikarenakan ini sudah ketentuan dari Pemerintah Pusat melalui Kemenag,” bebernya.

Menurut Impun, Guru Madarasah Non PNS penerima dana Inpassing merupakan guru yang telah mendapat legalitas dari pemerintah berupa SK Inpassing yang dikeluarkan Dirjend Pendidikan Islam (Pendis) dan sebelumnya sudah di periksa di Irjend Kemenag.

Dimana Surat Putusan soal Inpassing ini sebenarnya sudah di keluarkan dari tahun 2011 seperti diambil dari surat Keputusan Mentri Agama Republik Indonesia dengan memperhatikan surat usulan Dirjen Pendis Nomor DT.I.I/KP.07/931/2011 tanggal 25 November 2011.

Menurut dari sumber yang tidak mau di muat namanya mengatakan dana inspasing sendiri pernah keluar namun ditarik kembali dan saya sudah terdaftar selama tahun 2011, penundaan sendiri sudah berlangsung dari tahun ketahun.

“Saya sebenarnya sudah terdaftar dana sertifikasi guru yang telah menerima SK INPASING dari tahun 2011, tapi sampai saat ini belum pernah menerima dana tersebut, saya juga sempat mempertanyakan itu tapi mereka mengatakan masih belum keluar.” Terang sumber.

Sementara, Kasi Pendidikan  saat kembali dikonfirmasi terkait masalah ini mengatakan KPPN Medan tidak mau mengeluarkan dana inpasing karena junkis yang belum jelas dan sudah menyurati mentri agama.

“KPPN Medan tidak mau membayar dana inspasing ini karena juknis yang belum jelas dan kita melalui Kementrian Agama sudah menyurati mereka,” terangnya.

Saat disinggung mengenai siapa-siapa saja yang menerima dana Inpassing tersebut, Impun berdalih enggan memberikannya. Hal tersebut disampaikan kepada pihak Kemenag Kota Medan,  dikarenakan adanya kekhawatiran penyaluran dana Inpassing tersebut tidak tepat sasaran.

Namun, Impun hanya bisa  memastikan bahwa Dana Inpassing dalam waktu dekat akan diterima Guru Madrasah Non PNS. “Buat apa datanya sama kalian, nanti jadi gejolak buat yang lain. Yang pastinya, seminggu ini kalo tidak ada kendala, dana itu sudah bisa diambil di Kantor Kemenag Kota Medan,” pungkasnya. (FAS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *