SILAMPARI Band, Band Indie Asli Dari Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan

SUARAMEDANNEWS.com – Silampari band adalah salah satu Band Indie asli dari kota Lubuklinggau Sumatera Selatan yang terbentuk pada tanggal 15 April 2012

Silampari Band awal terbentuk beranggotakan 5 orang yaitu : Johan Gunawardana (vocal), Leonardo (gitar), Arie Irawan (bass), Rudi Kusuma (keyboard), Agung (drum) Silampari Band mengambil Genre Pop Melayu sesuai dengan tipe vocal Johan Gunawardana Diawal terbentuknya Silampari Band sering mengikuti Even-even Festival Band Sumatera Selatan Di Tahun 2013 Silampari Band membuat Album berjudul ” Kau Sudah Berubah ” dan mencoba untuk mencari Lable di Jakarta dengan cara browsing di internet,dan akhirnya lewat sebuah broker dan waktu itu diminta menyiapkan dana Rp.175 jt, dalam proses menyiapkan dana menuju Lable, Silampari Band di promosikan di cafe-cafe, Mall di Ibukota.

Namun sampai disaat yang ditunggu-tunggu tidak ada kabar mengenai Lable tsb / Tidak Berhasil /Nihil. Akhirnya Silampari Band memutuskan untuk pulang ke kampung halaman di Lubuklinggau dan ingin mencoba lagi di waktu yang akan datang. Sesampainya di Lubuklinggau Silampari Band tetep terus berkarya dan sering menjadi Band Pembuka Konser-Konser Musisi Tanah Air diantaranya : NOAH, MAHA DEWI, D’MASIV, VIRZHA, MARCELLO TAHITOE, NUGIE, SHAE, GEISHA, SETIA, THE VIRGIN, ANJI, SEVENTEEN, JUDIKA dan ANDRA AND THE BACKBONE
Di awal tahun 2014 Silampari Band mengikuti Even yang diadakan Provider Telkomsel yang diadakan  di Provinsi Bengkulu yaitu Even Loopstik, dan Silampari Band mendapat juara 3 se Provinsi Bengkulu Saat itu Silampari Band menambah satu personil gitaris yang bernama Kelvin dan ada pergantian pemain drum dari Agung yang mengundurkan diri terkait dengan pekerjaan di luar kota Lubuklinggau digantikan oleh Lukita.
PROFILE SILAMPARI Band

Dipertengahan tahun 2014 Silampari Band sempat dibawah management yang dipegang oleh Rika, tapi belum mendapatkan hasil yang diharapkan dan berjalan hanya dalam kurun waktu 3 bln. Dalam menjalani perjalanan memang tidak semudah seperti yang kita pikirkan,butuh tenaga, pikiran, waktu untuk mencapai apa yang diinginkan. Kita hanya bisa berencana dan,tetapi semua itu kemabali kepada Allah,karena hanya Allah yang bisa menentukan.  Berjuang dengan diiringi Doa yang seirama adalah jawaban agar kita mendapatkan Ridho-Nya
Selanjutnya Silampari Band berjalan ala kadarnya ibarat kapal tanpa nahkoda, hingga sampai bulan april 2015.

Ringkas cerita,pada kesempatan itu Johan Gunawardana (Vocal) sedang service berkala kendaraan di bengkel Istana Auto Prima di Marga Rahayu Lubuklinggau, secara tidak sengaja berkenalan dengan pemilik bengkel tersebut,yang ternyata beliau juga penggemar musik. Dari perbincangan biasa sampai dengan hal yang cukup serius mengenai musik juga Silampari Band, kemudian beliau menawarkan mengajak seluruh personil Silampari Band untuk latihan sekaligus pengen tahu sejauh mana Silampari Band memiliki karya dalam hal musik.

Pada waktu itu ditentukanlah tempat untuk  latihannya di studio Warna  di daerah Majapahit Lubuklinggau dan beliau mengajak temannya yang dari Jakarta yang akan membantu urusan Silampari di jakarta  Silampari band menambahkan satu lagi gitaris Heru Prayitno Setelah latihan kami berkumpul dan ngobrol panjang lebar, pertemuan itupun makin serius sampai personil  Silampari Band meminta tolong mas Wawan Aditya untuk menjadi manager Silampari Band Dari pertemuan malam itulah Management yang baru,mencoba mencari terobosan bagaimana cara supaya Silampari band maju.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close