Syarikat Islam Setuju Wacana Aktivis Islam

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Ketua Syarikat Islam Sumatera Utara, Taha Berutu mengimbau semua pihak terlebih lagi aktivis islam harus tetap menjalin persatuan dan kesatuan yang tujuannya untuk memperjuangkan kepentingan ummat. Pernyataan tersebut disampaikannya menanggapi usulan Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara (LHKP – PWMSU), Shohibul Anshor Siregar sekaitan dengan persoalan mesjid Taqwa dengan pihak Hermes Residen, Selasa, (20/9).

“Saya setuju dengan pernyataan itu. Kita harus kompak dan harus memahami konsep Bhineka Tunggal Ika yang semangatnya saling menghargai,” ungkapnya.

Kaitan dengan hermes, sambungnya, ada garis antara kita dengan pihak Hermes.

“Jangan mengganggu secara fisik dan moral. Sebagai contoh, jangan ada pengerusakan dan jangan mendirikan tempat prostitusi serta judi yang akan berdampak mengganggu mesjid dan ummat islam,” terang Taha Berutu.

Lebihlanjut ia menjelaskan bahwa siapa saja tidak boleh keberatan karena pihak Hermes membangun tempat usaha di tanahnya sendiri.

“Tentu kita juga tidak harus keberatan karena mereka membangun usaha di situ. Karena itu hak mereka sebagai warga negara Republik Indonesia ini. Itulah prinsip Kebhinekaan,” ujarnya seraya mengatakan setuju dengan pembangunan Hermes residen dengan menjaga nama baik Masjid.

Masalah izin atau Amdal, lanjut Taha, itu bukan urusan ummat islam.

“Kita jangan mencampuri hal yang tekhnis. Jangan kita campuri itu,” tegas Taha Berutu sembari menambahkan sudah ada pihak terkait yang menangani persoalan itu.

Disinggung soal usulan pembangunan masjid dengan ketinggian yang sesuai kebutuhan di lingkungan itu dengan keberadaan masjid tempat azan berkumandang berada di puncak gedung dirinya sangat menyetujui wacana tersebut.

“Kalo itu yang terjadi, sudah bagus itu. Terpenting prinsip yang mengisyaratkan jangan mengganggu secara fisik dan moral tadi dikedepankan. Jangan saling mengganggu. Kalo saling membantu itu alhamdulillah,” tandasnya.

Senada dengan itu, Indra Buana Tanjung (Kirab), juga setuju dan sangat mengapresasi apa yang disampaikan Taha Berutu terkait usulan yang diwacanakan Shohibul Anshor Siregar. Begitu juga dengan Ruhul Jihad Sumut. Melalui Sekjennya, Muhammad Robi. SH, organisasi aktivis islam ini juga sangat mengapresiasi dan mendukung solusi yang ditawarkan dalam pertemuan antara aktivis Islam lintas organisasi beberapa waktu lalu. Sebelumnya, dalam pertemuan dihadiri aktivis Islam lintas organisasi di Hotel Garuda Plaza Medan antara lain Leo Imsar Adnan (ketua Aliansi Ormas Islam), Rafdinal (Muhammadiyah Kota Medan) Shohibul Anshor Siregar (LHKP – PWMSU) Anwar Bakti Nasrallah (Dewan Pendiri Forum Masjid), Ahmad Arif (Anggota DPRD Medan) Hamdani Harahap (Lembaga Advokasi Umat Islam) Indra Buana Tanjung (Kirab) Affan Lubis, Parlindungan Batubara dan jajaran pengurus dewan masjid kota Medan Shohibul Anshor Siregar menyerukan kepada seluruh aktivis Islam agar bersatu memperjuangkan kepentingan ummat dan mengingatkan kepada semua untuk meningkatkan pengetahuan. Dan dalam kesempaatan tersebut, para aktivis yang hadir meyetujui seruan yang disampaikan Shohibul, termasuk wacana soal masjid.(Mmn/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close