TERPAKSA MENULIS

Tulisan Kiriman : wahyuni

Mahasiswi Program studi psikologi fakultas kedokteran universitas syiah kuala

SUARAMEDANNEWS.com, Aceh – Menulis bagi sebagian orang adalah hal yang menyenangkan, karena dengan menulis segala jenis informasi bisa disampaikan hanya dengan sebuah tulisan dan kemudian bisa dibaca oleh ribuan bahkan jutaan orang. Hal yang paling menyenangkan saat menulis adalah segala jenis opini, gagasan, dan keinginan bisa disampaikan dengan bebas dan tanpa batasan. Menulis juga merupakan wahana bercerita yang paling tepat dan paling dekat. Perasaan senang, sedih, susah , bahagia bisa diluapkan dengan mudah dalam bentuk tulisan.

Namun, kenikmatan menulis yang telah disebutkan mungkin hanya berlaku pada orang yang cinta menulis. Faktanya tidak semua orang suka menulis, bahkan mendengar kata menulis saja terkadang membuat seseorang itu jengkel. Menulis adalah hal yang paling membosankan, menguras pikiran dan bahkan bisa membuat seseorang itu stres. Menulis adalah hal yang rumit karena harus mengikuti kaidah penulisan jika ingin tulisannya layak dibaca oleh banyak orang. Yaa tentunya ini hanya berlaku untuk para calon penulis yang benci menulis.

Kenapa dikatakan calon ? karena sebenarnya setiap orang punya waktu dimana ia harus menulis meski dengan terpaksa. Hal tersebut paling sering dialami oleh mahasiswa. Apapun program studi yang dipilih tetap tidak jauh dari kata “menulis”. Dan yang paling musibah lagi adalah ketika menulis menjadi penentu nilai ujian akhir semester. Tugas menulis bagi mahasiswa memberikan dampak yang paling nyata salah satunya itu peluang besar untuk bisa mendapat nilai bagus bagi yang gemar menulis dan musibah bagi calon penulis terpaksa. Calon penulis pasti akan kebingungan karena tidak tau apa yang akan ditulis. Namun, dibalik masalah besar akibat tugas menulis sebenarnya ada kesempatan untuk membuka jalan agar bisa menulis.

Menulis dengan terpaksa memang bukan hal mudah tetapi itu satu satunya jalan untuk seseorang mulai menulis. Dengan adanya tujuan kenapa seseorang terpaksa menulis akan lebih memudahkan seseorang menghasilkan sebuah tulisan. Layak atau tidaknya tulisan tersebut dimuat dimedia massa memang bukan hal yang sangat penting. Setidaknya yang diharapkan adalah menulis bukan lagi hal yang dianggap rumit. Namun, ketika tulisan dimuat sebut saja dalam koran atau surat kabar tentu akan ada dampak perasaan senang bagi calon penulis yang awalnya hanya menulis karena terpaksa. Ketika tulisan untuk pertama kalinya dimuat di media sosial tentu hal tersebut akan menjadi reward atau pernghargaan bagi penulis yang kemudian dengan tidak langsung mendorong penulis baru untuk menulis lebih banyak lagi.

Menurut Skinner reward atau penghargaan adalah suatu stimulus tertentu yang menyenangkan ditunjukkan atau diberikan sesudah suatu perbuatan dilakukan. Manfaat dari penghargaan ini adalah sebagai penguat bagi seseorang untuk terus mempertahankan suatu perbuatan yang dianggap baik. Begitu pula dalam contoh menulis bagi penulis baru, dimuatnya tulisan di media sosial tentu saja menjadi penghargaan yang memperkuat atau mendorong seseorang untuk tetap menulis.

Menulis itu memang wajib, karena selain bisa menyampaikan informasi kepada orang lain kita juga bisa menyampaikan ide-ide atau perasaan kepada orang lain secara tidak langsung. Hal yang membuat menulis sangat penting dalam kehidupan ini adalah penyampaiannya akan sangat bermanfaat bagi orang yang membutuhkan informasi dari tulisan tersebut. Beberapa manfaat yang menulis diantaranya yaitu : eksistensinya seorang penulis dilihat dari seberapa banyak dan bagusnya tulisan yang diciptakan, selama tulisan tersebut masih ada maka sang penulis juga dianggap masih hidup dan kebalikannya jika ia berhenti menulis maka sang penulis dianggap telah mati karena putusnya produk kreatifitasnya yang paling utama. Selain itu dengan menulis bisa dikenal oleh banyak orang. Dalam dunia media sosial, penulis adalah sutradara sekaligus selebritis yang akan menjual nama tulisan hingga bisa mencapai rating tertinggi. Hal yang paling utama menulis adalah keabadian diamana setiap karya tulisan seseorang akan terus ada meski penulisnya telah tiada.

Dapat disimpulkan bahwa tidak ada satu pun pendapat yang menyebutkan bahwa menulis itu tidak penting. Maka menulislah. Dan terus lah menulis. Kunci utama menulis adalah paksa menulis dan satu satunya jalan untuk mulai menulis adalah menulis dengan terpaksa. Jika ribuan mill perjalanan dimulai dari langkah pertama maka ribuan kalimat dalam tulisan yang fenomenal juga dimulai dengan kata pertama. Berterima kasihlah kepada orang yang pernah memaksa mu menulis, mungkin itu dosen, guru, pembimbing atau siapapun yang pernah membuatmu mengeluarkan kata-kata dalam bentuk tulisan. Dan kemudian itu menjadi pintu untuk kamu benar-benar menjadi penulis.

Tips untuk menulis :

  • Paksalah diri untuk menulis
  • Tulis apapun pikiran dan perasaan secara jujur
  • Jangan berfikir untuk mengikuti tulisan orang lain
  • Berjanjilah bahwa tulisan itu akan selesai
  • Berikan penghargaan terhadap setiap tulisan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *