TRTB Medan Didesak Dewan, Tindak Gedung SMPN 7 Tanpa SIMB

SUARAMEDANNEWS.com, Medan –  DPRD Medan mendesak Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan segera membongkar pembangunan gedung SMPN 7 Medan yang berada di Jalan Adam Malik. Hal itu dikarenakan gedung tersebut dinilai tidak memiliki Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB).

 

“Kalau sudah tidak ada izinnya, harus segera dibongkar gedung (SMPN 7 Medan) itu. Untuk itu, kita (DPRD Medan) tegaskan kepada Dinas TRTB Medan segera melaksanakan pembongkarannya. Jangan ada unsur tebang pilih dalam menegakkan peraturan,” kata Anggota Komisi D DPRD Medan, Parlaungan Simangunsong di gedung dewan, Selasa (11/10).

 

Pasalnya, anggaran proyek pembangunan gedung SMPN 7 senilai Rp3 miliar tersebut bersumber dari APBD Pemko Medan. Dan diketahui juga pelaksana proyek adalah Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Medan. Proyek itu sendiri sebelumnya menuai kontroversi lantaran dibangun di atas lahan sengketa antara Pemko Medan dengan pihak ketiga.

 

“Pemko Medan seharusnya memberi contoh yang baik bagi masyarakat, agar setiap bangunan itu harus memiliki izin. Terlebih lagi bangunan itu milik Pemko Medan. Mengenai retribusinya yang nol, ya lihat nanti perkembangannya,” kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan yang juga meminta agar Dinas Perkim selaku pelaksana proyek, harus taat dengan peraturan.

 

Parlaungan mengingatkan kepada Pemko Medan selaku pembuat Perda bersama DPRD Medan jangan mempertontonkan kepada masyarakat soal pelanggaran perda itu sendiri.  “Pembangunan gedung SMPN 7 sudah jelas tidak ada izin, tetapi tetap saja pembangunannya jalan terus tanpa ada tindakan. Sungguh memilukan dan memalukan, dimana seharusnya peraturan ditegakkan tanpa membeda-bedakannya,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas TRTB Kota Medan, Syamporno Pohan membenarkan kalau pembangunan gedung SMPN 7 belum memilik SIMB. Bahkan dia sudah menyurati agar pembangunan diberhentikan sementara waktu sampai izinnya dikeluarkan.

 

“Iya, Izin memang tidak ada dan sudah dikrim surat penghentian pembangunannya. Yang pasti prosedurnya dulu kita jalani, dan kalau pembangunan masih terus berlanjut baru kita bongkar,” tegas Syampurno.

 

Diketahui sebelumnya, aktifitas pembangunan gedung SMPN 7 terus berlanjut tanpa adanya hambatan. Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi fisik bangunan tersebut sudah berjalan berjalan sekitar 50 persen tanpa mengantongi SIMB. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *