Team Pencak Silat UIN SU Medan diantaranya Dr H Indra Harahap MA selaku pembina, pelatih Bahrizal dan Gunawan Wibiksana, serta pemain yang akan berlaga yakni Hidayatullah Arham Hasibuan, Roysyam Bahri Jambak, Fauziah Qodriyah, Aida Kharani Lubis berfoto bersma dengan Rektor UIN SU Medan, Prof Dr H Saidurrahman MA sebelum keberangkatan.

UIN SU Medan Kirim Team Pencak Silat Di Kejuaraan Karate Internasional

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Medan mengirimkan delegasi Tim Tapak Suci mengikuti Kejuaraan dua tahunan yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa Institut Karate-Do Indonesia (UKM INKAI) dalam rangka Dies Natalis Ke-41 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta diikuti oleh 60 kontingen dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

Sesuai dengan tema UIN SU Medan juara, maka perlunya memperhatikan kreatifitas mahasiswa terlebihnya dibidang pencak silat. Dalam rangka ini, sengaja kita mendegasikan orang orang yg berkompeten di bidang silat dan menunjukkan pada kampus lain khsusnya untuk Indonesia.

Kampus UIN SU Medan tidak hanya mengajarkan membaca Al-Quran saja akan tetapi sanggup di berbagai bidang apapun yang di butuhkan di masyarakat,” ujar Ketua Badan Pengurus Olah Raga (BAPOR) UIN SU Medan, Dr H Indra Harahap.

Selain dari itu juga, bahwa pencak silat adalah olah raga yg membutukan skill yang khusus dan tidak dimiliki semua orang.

Pada 27 Maret 2017 jam 19.40 WIB Team Tapak suci UIN SU Medan telah tiba di bandara Adi sucipto Yogyakarta dan langsung berangkat menuju Surakarta, dan akan bertarung pada kejuaraan Nasional Tapak Suci UNS KE-II Di Surakarta yang dilaksanakan pada Rabu-Minggu, 29 Maret hingga 2 April 2017.

“Untuk itu kami memohon doa restu dan dukungan seluruh pihak, semoga team UIN SU Medan mendapatkan hasil yang memuaskan,” harapnya.

Adapun team Pencak Silat UIN SU Medan yang berangkatkan mengikuti acara tersebut diantaranya Dr H Indra Harahap MA selaku pembina, pelatih Bahrizal dan Gunawan Wibiksana, serta pemain yang akan berlaga yakni Hidayatullah Arham Hasibuan, Roysyam Bahri Jambak, Fauziah Qodriyah, Aida Kharani Lubis.

Kejuaraan Karate Internasional

Kejuaraan dua tahunan yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa Institut Karate-Do Indonesia (UKM INKAI) dalam rangka Dies Natalis Ke-41 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta diikuti oleh 60 kontingen dari Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

Kejuaraan bernama Semar Cup X pada tahun ini digelar di GOR Sritex Arena Surakarta. Tahun ini peserta mengalami peningkatan dari kejuaraan sebelumnya yang berjumlah 243 atlet menjadi 361 atlet.

Ratusan atlet tersebut akan memperebutkan 17 piala dari masing-masing kelas. Panitia penyelenggara juga menyedikan 2 piala bagi 2 atlet yang bakal menyabet predikat Best of the Best.

Rektor UNS, Ravik Karsidi memberikan pesan dan semangat kepada para peserta kejuaraan Sebelas Maret Cup Semar Cup X mengusung tema Karate For Unity in Diversity untuk mendorong dan membentuk solidaritas antar karateka mahasiswa.

Hal ini dilakukan karena beragamnya aliran karate serta universitas di Asia Tenggara sehingga event kejuaraan ini diharapkan dapat mendorong keberagaman tersebut untuk bisa bersatu melalui karate.

Rektor UNS, Ravik Karsidi, mengemukakan bahwa kejuaraan karate Sebelas Maret Cup telah masuk dalam serangkaian Dies Natalis UNS yang diselenggarakan dua tahun sekali. Gelaran kejuaraan ini merupakan agenda rutin yang didukung penuh oleh universitas.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo secara resmi membuka kejuaraan tingkat Internasional ini dengan pemukulan gong sebanyak lima kali. Ganjar berharap melalui kejuaraan ini atlet yang bertanding disini kedepannya dapat menjadi wakil Jawa Tengah dan bahkan Indonesia.

“Kejuaraan karate tingkat internasional yang selenggarakan oleh UNS ini patut didorong agar terus bisa menghasilkan karateka-karateka andal tingkat dunia. Apalagi saat ini sudah diikuti 4 negara,” ujar Ganjar.

Kegiatan ini terbagi menjadi empat tipe, yakni Kata beregu, Kata perorangan, Kumite beregu, dan Kumite perorangan dengan 19 piala dan total hadiah sekitar Rp50 Juta. (FAS/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close