WARGA KECEWA KEPALA DAN KARYAWAN UPTBP RANAH BATAHAN TAK NGANTOR

suaramedannews.com – Ranah Batahan – Sejumlah warga masyarakat di Jorong Siduampan  Kecamatan. Ranah Batahan  Kabupaten Pasaman Barat merasa kecewa terhadap petugas Unit Pelayanan Teknis Balai Penyuluhan (UPTBP) Ranah Batahan yang sering di kunjungi namun tak ada petugas di kantor tersebut Jumat (2/10).

Irsyad (26) warga Jorong Siduampan Kec. Ranah Batahan Kab. Pasaman Barat salah seorang yang mengunjungi kantor UPTBP merasa kecewa terhadap pemerintah setempat, pihaknya mengatakan bahwa, sebaiknya di tugaskan minimal satu orang untuk aktif di kantor agar masyarakat terayomi. “Kami sudah dua kali mengunjungi kantor ini, kemaren dan sekarang sudah kami datangi kantor UPTBB namun petugasnya tidak ada” ujar Irsyad lulusan sarjana hukum jumat.

Tidak hanya itu, Irsyad juga juga berharap agar petugas pemerintah siap selalu mengayomi masyarakat. “Seharusnya pemerintahlah menjemput bola, karena masyarakat kita ini tidak mengetahui, ini masyarakat yang mengunjungi malah tidak diayomi, ini kan bodoh,”harap Irsyad.

Salah seorang petugas yang tak mau disebutkan identitasnya mengatakan bahwa, penyuluh yang di kantor tersebut berjumlah 10 orang, pihaknya juga mengatakan bahwa penyuluh tersebut sering tidak masuk kantor.

“Saya tidak penyuluh, yang bertanggungjawab mengayomi masyarakat itu adalah penyuluh, disini ada 7 orang penyuluh, mereka biasanya hadir hanya hari rabu,” jelas Melati (nama samaran)  kepada suaramedannews.com Jumat (02/10).

“Mestinya penyuluh tersebut dipertanyakan, pekerjaan mereka tidak efektif, kerja mereka tidak menentu, saya yakin bahwa seandainya dipertanyakan berapa jumlah kelompok di Kampung ini mereka pasti tidak tau, jangankan kelompok, pernah saja mereka berkeliling di jorong ini sudah sukur” tambah melati

Siska selaku Kordinator Penyuluh di Kecamatan mengaku tidak berada di kantor saat jam kerja, pihaknya mengaku jarang masuk kantor karena sering berada dilapangan.  “Saya berada di rumah, kami banyak melakukan tugas itu di luar kantor” papar Siska Via telepon.

Alimar selaku Kepala UPTBP Ranah Batahan mengatakan bahwa, pekerjaan penyuluh itu di masyarakat. “Kondisi Kecamatan berbeda dengan Kabupaten, penyuluh itu harus mengayomi masyarakat, kita mempunyai banyak penyuluh dan staf-staf yang siap mengayomi masyarakat”jelas Alimar melalui telfon seluler. (At)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close