Petugas kebersihan dibantu satpol PP membersihkan sisa-sisa sampah dari tenda yang dipasang warga di depan kantor Walikota Medan.

Warga Pinggir Rel Merasa Kecewa Kepada Walikota Medan

SUARAMEDANNEWS.com, Medan – Warga korban penggusuran PTKAI yang tinggal di bantaran rel kereta api Medan Barat dan Medan Timur akhirnya membongkar tenda yang didirikan mereka di depan Kantor Walikota Medan, Minggu (27/11/2016). Sebelumnya, warga sangat mengharapkan kehadiran Walikota Medan Dzulmi Eldin untuk memberi solusi terkait rumah-dibongkar-pt-kai-warga-pinggir-rel-demo-kantor-walkot-medanpenggusuran pemukiman warga yang tinggal di bantaran rel kereta api oleh PT Kereta Api Inidonesia (KAI), karena merasa Walikota Medan sudah tidak lagi mau mendengar jeritan mereka, akhirnya warga mengancam tidak akan lagi mau memilih Dzulmi Eldin lagi sebagai Walikota Mereka kelak, warga menganggap Dzulmi Eldin tidak menepati janjinya seperti yang di ucapkannya  ketika kampanye.

“Ngapain kami lama-lama bertahan di depan Kantor Walikota, toh aspirasi kami tidak ditanggappi Walikota Medan Dzulmi Eldin. Padahal waktu kampanye pemilihan walikota Medan, Dzulmi Eldin berjanji akan melindungi kami yang tinggal di bantaran rel kereta api. Ternyata janji Dzulmi Eldin itu hanya semata-mata untuk menyemangatkan kami memilihnya.Kalau kami tau janjinya itu  palsu, tidak akan kami pilih Dzulmi Eldin sebagai walikota bang,” ujar M Silalahi bersama beberapa warga.

Silalahi menambahkan, seharusnya Dzulmi Eldin bisa memberi solusi sama kami, yang sudah berhari-hari nginap di depan Kantor Walikota Medan pakai alat seadanya.

“Ini malah tidak ada memberi solusi sama kami.Jangankan solusi, untuk menemui kami pun Dzulmi Eldin tidak mau,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close