BMKG : Workshop The First Pacific Regional Multi Hazard Risk Assesment And Early Warning System

SUARAMEDANNNEWS.COM, Nadi, Fiji – Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng menghadiri pertemuan the First Pacific Regional Workshop on Multi-Hazard Risk Assessment and Early Warning Systems by Using Space and GIS Applications, (13/09/2016).

Bersama dengan H.E. Inia Seruiratu, Minister for Agriculture, Rural and Maritime Development and National Disaster Management, H.E. Takuji Hanatani, Duta Besar Jepang untuk Fiji dan Mr. Iosefa Maiava, Kepala Kantor Pasifik UN-ESCAP, Kepala BMKG telah diminta untuk memberikan sambutan dalam acara pembukaan pertemuan tersebut.

Dalam sambutannya, Dr. Andi Eka Sakya menegaskan pentingnya memperkuat dan mengembangkan sistem peringatan dini bencana untuk mengurangi kerugian dari dampak bencana yang akan terjadi. Lebih lanjut, Dr. Andi Eka juga menyampaikan kesiapan BMKG untuk membantu Negara-negara di Pasifik dalam hal ini, salah satunya dengan membangun kerja sama dengan United Nation Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UN-ESCAP) untuk memperkuat sistem peringatan dini multi-bencana dan penilaian bencana menggunakan aplikasi sistem informasi geografi dan ruang angkasa di wilayah Pasifik.

Hasil dari pertemuan ini, BMKG diharapkan dapat berbagi pengalamannya dalam membangun sistem peringatan dini bencana yang dimiliki kepada Negara-negara kepulauan kecil di Pasifik untuk dikembangkan di wilayah pasifik.

Dalam workshop yang akan diselenggarakan selama 3 hari ini, BMKG akan menyampaikan beberapa gaps dan challenges yang ditemukan dalam sistem peringatan dini bencana di beberapa Negara di wilayah pasifik, dan berbagi pengalaman bagaimana Indonesia membangun sistem peringatan dini bencananya guna memberikan masukan kepada Negara-negara di wilayah pasifik dalam mengatasi kekurangan dalam mengembangkan sistem peringatan dini bencana di negara dan wilayahnya.

Sumber : Humas BMKG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close