Pemkab Samosir dan Para Tokoh Masyarakat Hadiri Pesta Perak 25 Tahun dan Peletakan Batu Pertama Kantor dan Kelas TK/Paud Oberhausen

Suaramedannews.com, Samosir – Wakil Bupati Samosir Martua Sitanggang hadiri pesta perak 25 tahun dan peletakan batu pertama TK/Paud Oberhausen HKBP distrik VII Samosir, yang dilaksanakan di Halaman Paud Kec. Pangururan, Kamis,(14/12/2023)

Turut hadir Pdt. Mangatur Manurung dan para Pendeta Distrik, Kadis Kominfo Immanuel Sitanggang, Kadis Sosial Agus Karokaro, Kaban Kesbangpol Dumosch Pandiangan, Kaban BPBD Saripol Manihuruk, Camat Pangururan Robintang Naibaho, Pemerhati Anak dan Perempuan Kabupaten Samosir Ria Gurning dan Lurah Pasar Pangururan beserta orang tua siswa.

Wabup Samosir dalam sambutannya mengatakan “Pendidikan usia dini sangat diperlukan untuk menghadapi era kemajuan jaman, oleh karena itu dengan pembangunan Kantor dan penambahan kelas untuk anak-anak sekolah TK/Paud diharapkan dapat memberikan kontribusi baik untuk Indonesia yang unggul di tahun yang akan datang”Jelasnya

Lanjut, Wabup mengapresiasi program Praeses Pdt. Rein Justin Gultom atas semangatnya dalam mengembangkan pendidikan usia dini dengan membangun kantor dan kelas baru sebagai wadah untuk mengajarkan ilmu dan iman kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Sebagai mitra pemerintah dalam memajukan pendidikan di Kabupaten Samosir, Wabup menyampaikan agar pengurus TK/Paud segera mengajukan proposal untuk kelancaran pembangunan dan fasilitas mengajar.

Ditempat yang sama Praeses Pdt. Rein Justin Gultom mengatakan dalam mendidik anak harus sesuai dengan perintah Tuhan.

Dirinya menyampaikan bahwa terbentuknya pemikiran untuk membangun kantor dan kelas baru merupakan gagasan dari seluruh parhobas pada rapat sinode distrik dan selanjutnya berkunjung ke tiap wilayah untuk mencari bantuan agar dapat terlaksana pembangunan kantor dan kelas baru paud oberhausen.

“Mengingat perkembangan jaman yang semakin pesat, jika bukan kita yang mendidik dengan baik sesuai ajaran Tuhan akan seperti apa di kemudian hari yang terjadi kepada anak-anak generasi penerus, oleh karena itu marilah kita semua Bapa/Ibu bersama dalam mendidik anak untuk generasi yang takut akan Tuhan”, ujar Praeses.

Sementara itu Ephorus HKBP Pdt. Dr. Robinson Butar-butar menyampaikan bahwa HKBP Distrik VII mempunyai visi yang besar dimana Praeses Justin Gultom ingin memajukan pendidikan iman dan pengetahuan kepada anak-anak Tuhan mengingat Samosir merupakan kawasan destinasi pariwisata international.

“Dengan telah dipersiapkannya pendidikan iman dan pengetahuan diharapkan kedepannya anak-anak hamba Tuhan HKBP dapat menjadi pionir dan tidak mudah tergerus oleh kamajuan jaman”, kata Ephorus.

Ephorus kembali melanjutkan, pendidikan dini sangat diperlukan anak-anak untuk menghadapi tantangan besar di era yang akan datang.

“Banyak tantangan yang akan dihadapi di dalam huria HKBP, dimana di tahun yang akan datang kita akan menghadapi kemajuan jaman menuju indonesia maju. Era dimana segala sesuatu dapat terpenuhi yang dapat membuat orang terlena dan lupa akan Tuhan, oleh karena itu pendidikan dini harus kita siapkan dengan baik”, Pungkasnya.

Sementara Itu Pemerhati Anak dan Perempuan Kabupaten Samosir Ria Gurning dalam sambutannya mengatakan siap membantu TK/Paud Oberhousen jika diperlukan.

“Saya siap membantu TK/Paud Oberhousen jika ada proposal yang ingin di ajukan untuk pembangunan dan keperluan apapun itu untuk TK/Paud Oberhousen”kata Ria Gurning

Ditempat berbeda Camat Pangururan Robintang Naibaho mengatakan sangat penting untuk senantiasa fokus kepada pendidikan anak usia dini Untuk menghadapi masa depan Indonesia yang gemilang khususnya Samosir.

“Kehadiran gereja amat sangat penting dalam membina, mendidik dan mengajari anak anak sebagai generasi penerus bangsa”kata Robintang Naibaho

Camat Pangururan kembali menjelaskan jika pendidikan untuk anak-anak harus di mulai dari rumah, serta doa iklas dari orang tua untuk anak-anaknya.

“Kurikulum pertama dimulai dari rumah. Para orang tua, didiklah anak-anakmu mulai dari rumah dengan doa yang sungguh-sungguh dan pengajaran yang lemah lembut, tidak dengan banyak bicara, tetapi lebih berkualitas”tutup Camat Pangururan Robintang Naibaho.

(Reporter:Fery Sinaga/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *