Projek Manager PT.INHU Jaya Sejahtera Belum Selesaikan Sisa Tagihan Rekanan/Mandor

Suaramedannews.com, Medan – PT.INHU Jaya Sejahtera selaku Kontraktor di PT. Transportasi Gas Indonesia, diduga belum melakukan penyelesaian pembayaran sebesar Rp.57.000,000,- dari harga kontrak borongan sebesar Rp. 350.000.000,- kepada saudara Ratno selaku Rekanan/Mandor yang melakukan pekerjaan Perkuatan dan Perbaikan Fasilitas SV1306 di Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Kabupaten Riau.

Demikian diceritakan, Ratno, bahkan pekerjaan yang sudah dilaksanakan di Pangkalan Kerinci di mulai tanggal 6 September 2021 dan sampai pekerjaan itu ia selesai 11 Desember 2021.

Informasi yang dirangkum suaramedannews.com menyebutkan, Dadang selaku Projek Manager di PT. INHU Jaya Sejahtera yang selama ini menjadi perpanjangan tangan dari PT.INHU Jaya Sejahtera belum melakukan pelunasan kepada saudara Ratno selaku pihak rekanan/mandor disana.

Sisa pembayaran terus dijanjikan, sedangkan pekerjaan sudah selesai tanggal 11 desember 2021 lalu,ungkapnya kepada suaramedannews.com, Jumat (11/2/2022) di Medan.

Ratno juga mengatakan saat di menghubungi  Faranc selaku Direktur PT.INHU Jaya Sejahtera dan saudara Dadang selaku Projek Manager di PT.INHU Jaya Sejahtera tidak mengangkat ataupun membalas pesan Whatsapp nya.

“saya sudah melakukan etika baik dengan cara menghubungi Diretur Bapak Faranc dan Dadang untuk meminta sisa pembayaran sebesar Rp. 57.000.000,-, namun mereka tidak ada satupun ber etika baik untuk mengangkat ataupun membalas pesan Whatsapp saya,” tandasnya.

Disinggung tentang permasalahan yang menimpanya apakah ia akan membuat laporan ke pihak berwajib beliau dengan tegas mengatakan akan membawa masalah ini ke jalur Hukum.

“Ia, saya akan bawa ini ke jalur hukum jika memang tidak ada etika baik mereka untuk melunasi pekerjaan yang sudah saya selesaikan disana,”ujarnya.

Terkait masalah pembayaran yang belum juga diselesaikan dan tentang surat perjanjian kerja, suaramedannews.com mencoba konfirmasi dan klarifikasi dengan Direktur PT. INHU Jaya Sejahtera Farancisca Seven Oktavia melalui telpon Whatsapp, mengatakan pembayaran sudah di serahkan ke Dadang selaku Projek Manager untuk di teruskan kepada Ratno selaku Rekanan/mandor.

“Kalau masalah sisa pembayaran sudah saya serahkan ke pak Dadang. Sedangkan untuk surat perjanjian bisa saja dibuat-buat,” imbuh dia.

Ditambahkannya, untuk keterangan lebih lanjut wartawan suaramedannews.com coba konfirmasi masalah ini dengan Dadang selaku Projek Manager.

“coba tanyakan saja masalah ini kepada pak dadang “pintanya.

Saat suaramedannews.com menghubungi  Direktur PT. INHU Jaya Sejahtera Farancisca Seven Oktavia melalui telpon Whatsapp, ia mengatakan kepada suaramedannews.com agar tidak perlu mengurusi masalah rekanan yang belum diselesaikan dan juga tidak begitu tahu pasti dengan masalah pekerjaan yang dilakukan di Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau.

“Udalah kamu jangan ikut campur masalah ini, saya saja tidak begitu tahu dengan permasalahan pekerjaan yang ada di sana.apa lagi kamu. “kelakarnya.

Dirut PT.INHU Jaya Sejahtera tersebut juga mengatakan kalau masalah ini sudah beliau laporkan ke pihak berwajib, karena dia juga merasa jadi korban di buat Dadang selaku Projek Manager ditempat beliau memimpin.

“Untuk masalah ini saya sudah buat laporan ke pihak berwajib, karena banyak pembayaran yang belum di selesaikan Pak Dadang, apa sebenarnya, saya sebenarnya yang menjadi korban dalam masalah ini”. Tutupnya.

Sampai berita ini dimuat, Dadang selaku Projek Manager di PT.INHU Jaya Sejahtera dihubungi suaramedannews.com di nomor 08121968** tidak juga mengangkat teleponnya dan pesan dikirim melalui  Whatsapp juga belum membalas.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.