SYAFRIZAL ROZAM CALEG PARTAI GELORA JATUH CINTA PADA SUSI

Suaramedannews.com, Medan – Sejak Susi Pudjiastuti ditunjuk sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan RI dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla, yang ditetapkan secara resmi pada 26 Oktober 2014, sejak itu pula banyak berita fenomenal yang mengikutinya selama ia menjabat, tak luput kisah hidup sebelum dan sesudah menjabat Menteri pun menarik bagi banyak orang membicarakannya.

Menteri wanita yang hebat ini lahir pada 15 Januari 1965 di Pangandaran, Jawa Barat. Selama menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi sering membuat kebijakan yang dianggap kontroversial oleh beberapa pihak.

Tetapi kebijakan-kebijakan tersebut membawa perubahan banyak bagi kelestarian laut Indonesia. Banyak yang tidak suka dengan kebijakan tersebut, tetapi Susi tidak pernah takut untuk melawan pihak-pihak yang tidak sejalan dengannya demi kelangsungan hidup laut Indonesia.

Saat ia menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, ia dikenal akan kebijakannya yang tegas terhadap penangkapan ikan ilegal. Namanya bahkan dikaitkan dengan kata “tenggelamkan” yang mengacu kepada hukuman penenggelaman kapal-kapal asing ilegal di perairan Indonesia.

Menteri wanita yang menguasai bahasa Inggris dan Jerman dengan baik ini, selalu bekerja mencoba yang terbaik untuk menjalankan visi misi Presiden, laut sebagai masa depan bangsa dan Indonesia menjadi poros maritim dunia adalah tugasnya. Namun sayang, jabatan posisi menteri Susi tak berlanjut ke periode kedua Presiden Joko Widodo dan hanya tuntas mengakhiri jabatan sebagai menteri di 2019.

Sebagai eks Menteri Kelautan dan Perikanan RI priode pertama Presiden Jokowi, kinerja Susi di nilai berakhir dengan baik, diketahui tidak ada catatan korupsi di dirinya semasa ia menjabat bahkan setelah jabatannya berakhir sekalipun. Sangat berbeda dengan menteri penggantinya di periode kedua yang langsung berurusan dengan KPK.

Baca Juga : ALUMNI TEKNIK USU MEMBOCORKAN RAHASIA TOKO GROSIR ACEH YANG ADA DI KOTA MEDAN

Susi Pudjiastuti memang dikenal sebagai menteri yang keras kepala, Indonesia perlu berterima kasih atas ketegasannya itu. Komitmen bekerja cerdas sebagai menteri dan berpegang teguh pada kebijakan dan tugas yang diberikan oleh Presiden, maka patut dan layak ia disebut salah satu menteri yang sukses menghantarkan Presiden Jokowi ke periode kedua.

Atas dasar kinerja yang utuh ini, tak pelak banyak lelaki yang Jatuh Hati pada eks menteri perempuan yang cantik dan nyentrik ini, salah satu pengagumnya tenyata Syafrizal Rozam. ST seorang Caleg DPRD Kota Medan dari Partai GELORA (Gelombang Rakyat) Indonesia.

Calon Legislatif ini bernarasi SUSI PUDJIASTUTI bisa masuk ke dalam radar Pilpres tahun 2024-2029 sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) dari salah satu Capres yang sudah diusung koalisi-koalisi Partai yang ada saat ini.

“Susi Pudjiastuti berpotensial mendampingi Presiden manapun, akan lebih berpotensi lagi bisa duduk bersama dengan Presiden yang sudah berpengalaman dalam bidang Pertahanan Negara. Tentu saja, kerja kolaborasi ini amat penting, kerja yang akan membawa Indonesia ke Arah Baru yang lebih baik” jelas Syafrizal Rozam. ST

Selain berjiwa mandiri sedari muda dulu, Susi dianggap memiliki karakter yang kuat, tegas dalam memimpin dan pastinya berwawasan tinggi untuk mengantisipasi terjadinya krisis global atau geopolitik, sehingga Syafrizal Rozam. ST menganggap Susi Cawapres yang paling mampu mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

“Berdasarkan pengalaman sebagai pengusaha ikan, pebisnis transportasi udara dan pernah menjabat menteri ini, Susi saya anggap sebagai solusi dalam mengatasi krisis lingkungan dan perbaikan ekonomi, membangun politik populasi yang bukan ke arah politik identitas melekat erat di pribadi Susi” jelasnya kembali

Lanjut, Syafrizal Rozam. ST mengatakan Susi sangat-sangat representatif sebagai cawapres, selain relevan beliau bukanlah Cawapres proxy Negara lain, kekuatan dan kebijakannya akan menenggelamkan polarisasi dan disintegrasi bangsa saat ini.

Di yakini Caleg Partai Gelora ini Susi pasti sudah banyak mengantongi data dan fakta tentang kondisi kemaritiman Indonesia dan pastinya faham bagaimana mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, makmur dan menjadi bagian dari solusi kepemimpinan dunia, sehingga mudah bagi Susi mewujudkan Indonesia masuk dalam Kekuatan Lima Besar Dunia.

Ditambah lagi menurut fikiran Syafrizal Rozam. ST Caleg Partai Gelora Kota Medan ini, Susi beliau anggap Cawapres yang paling potensial mampu untuk melumpuhkan argumentasi lawan di debat Capres dan Wapres selama 75 hari yakni 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024.

SYAFRIZAL ROZAM ST adalah Caleg Partai Gelora yang lahir, besar, berwatak asli Medan dan berijazah Teknik USU dan pernah aktif di GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) ini ternyata memiliki zodiak yang sama dengan Susi Pudjiastuti.

Syafrizal Rozam. ST yakini zodiak ini cenderung menjadi manusia pekerja keras dan memiliki kemampuan untuk mengatur skala prioritas dengan baik dalam hidup mereka. Selain itu, zodiak Capricorn juga dikaitkan dengan sifat seperti kesabaran, ambisi dan bertanggung jawab dalam menerima amanah.

Sejak awal duduk di bangku kuliah di era Reformasi 1998, Syafrizal Rozam sudah sangat mengagumi sosok Fahri Hamzah kala itu, idealis Bung Fahri sangat mewakili suara rakyat di Parlemen.

Bung Fahri disahkan sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 dan qadarullah kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum dan Anis Matta sebagai Ketua Umum Partai GELORA (Gelombang Rakyat) Indonesia.

Menurut Syafrizal Rozam. ST Caleg yang juga idealis dan berjiwa Nasionalis ini, Bung Fahri Hamzah dan Susi Pudjiastuti adalah dua sosok inspirasi politiknya dan kekuatan baginya untuk selalu bersikap kritis dalam menjaga dan menjalankan amanah rakyat Kota Medan nantinya, atas dasar itulah dia semakin berani dan mantap mencalonkan dirinya sebagai salah satu Wakil Rakyat di DPRD Kota Medan priode tahun 2024 – 2029.

Saat ditemui suaramedannews.com di salah satu caffe di Medan Syafrizal Rozam. ST mengatakan sudah mendaftarkan diri di KPU Kota Medan pada tgl.15/05/2023, beliau ikut bersama rombongan Ketua DPD Partai Gelora Kota Medan Muhammad Nasir beserta Wakil Ketua Ismail Harun Sanjaya dan Sekretaris Sudarma Emdi yang menghadiri pendaftaran bacaleg tersebut.Ju’mat (28/07/2023)

Ketua DPD Partai Gelora Kota Medan Muhammad Nasir merasa optimis kadernya bisa menang dan sekaligus menargetkan perolehan 15 kursi di DPRD dari 50 orang bacaleg yang telah didaftarkan.

SYAFRIZAL ROZAM ST menyatakan siap akan target yang telah diberikan Partai GELORA dan siap memenangkan suara rakyat, merebut kursi di DPRD Kota Medan dari DAPIL 5 yang terdiri dari 6 Kecamatan yaitu : Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Polonia, Medan Johor, Medan Maimun dan Medan Tuntungan.

(Reporter:Indra Matondang/Editor:Royziki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *