Pasatama Institute Dorong SPPG Naik Kelas: “Jangan Cuma Kasih Makan, Harus Berstandar Dunia”

Suaramedannews.com, Jakarta – Pasatama Institute meluncurkan inisiatif strategis untuk memperkuat ekosistem Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai ujung tombak program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fokusnya upgrade kapasitas SDM dan modernisasi infrastruktur agar berstandar nasional hingga internasional.

Langkah ini dinilai krusial agar MBG tidak sekadar bagi-bagi makanan, tapi benar-benar mencetak generasi sehat dan membangun tata kelola pangan komunitas yang bisa dipertanggungjawabkan.

Melalui program akselerasi, Pasatama Institute membekali pengelola SPPG dengan keahlian manajemen logistik, food safety, tata boga higienis, hingga perhitungan standar nutrisi presisi. Tujuannya menyeragamkan mutu hidangan di seluruh unit, agar aman, sehat, dan bergizi tinggi secara konsisten.

Selain SDM, Pasatama Institute juga mengawal blueprint perbaikan dapur, cold chain management, hingga sistem distribusi higienis. Targetnya, fasilitas SPPG di daerah mampu meraih sertifikasi BPOM dan Halal, serta mengadopsi standar internasional HACCP, ISO 22000 untuk keamanan pangan, dan ISO 45001 untuk kesehatan kerja.

Direktur Eksekutif Pasatama Institute Coach Arsyam menegaskan MBG akan berhasil jika infrastruktur dan SDM nya bisa ditingkatkan.

“Jangan sampai program Makan Bergizi Gratis hanya jadi seremoni bagi-bagi nasi bungkus. Kalau SPPG masih pakai dapur seadanya dan pengelola tidak paham food safety, dan gizi, anggaran yang sudah dikeluarkan negara bisa mubazir. Kita sedang membangun pondasi ketahanan pangan nasional, bukan sekadar kasih makan. SDM harus kompeten, fasilitas harus mumpuni, standarnya harus kelas dunia,” tegas Coach Arsyam di Jakarta, Kamis (18/9/2026).

Dengan integrasi program pemerintah dan kepakaran Pasatama Institute, MBG ditargetkan berjalan berkelanjutan dan menetapkan standar baru dalam manajemen pangan publik di Indonesia.

(Royziki F.Sinaga)

About SMN_RY22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *