suaramedannews.com,sibolangit- Gelaran Jambore Daerah Sumatera Utara (Jamdasu) XI 2026 resmi dimulai di Bumi Perkemahan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, pada Rabu (8/7). Lewat momentum ini, pramuka ditekankan bukan sekadar ajang berkemah biasa, melainkan wadah krusial untuk menempa kemandirian, tanggung jawab, kedisiplinan, serta toleransi demi mencetak calon pemimpin bangsa.
Pesan tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) sekaligus Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah Sumut (Wakamabidasu), H. Surya, saat membacakan amanat dari Gubsu Bobby Nasution.
“Gerakan Pramuka konsisten menjadi pilar pendidikan karakter yang melengkapi peran sekolah dan keluarga. Lewat aktivitas yang edukatif dan rekreatif, pramuka melahirkan generasi yang tangguh, inovatif, peduli sesama, ramah lingkungan, serta berjiwa nasionalis,” ungkap Surya.
Ia menambahkan bahwa tantangan zaman modern—seperti kecerdasan buatan (AI), digitalisasi, perubahan iklim, hingga dinamika ekonomi global—menuntut generasi muda yang tidak hanya pintar, tetapi juga adaptif, mampu bekerja sama, dan tetap memegang teguh Pancasila. Surya pun mengajak para peserta untuk memperluas jaringan pertemanan, mengasah kepemimpinan, dan menjadi contoh yang baik di lingkungan mereka.
Jamdasu “BEDA”: Gratis dan Diikuti Ribuan Peserta
Sementara itu, Ketua Kwardasu Dr. H. Dikky Anugerah Panjaitan menjelaskan bahwa Jamdasu XI tahun ini mengusung slogan “JAMDASU BEDA”. Keunikan utamanya terletak pada kebijakan bebas biaya pendaftaran bagi peserta, sehingga seluruh pramuka penggalang dari berbagai kabupaten/kota di Sumut memiliki kesempatan yang sama untuk ikut serta.
Berdasarkan data registrasi final, ajang ini melibatkan total 5.575 orang, yang menjadikannya sebagai kegiatan pramuka terbesar di Sumatera Utara. Skema manajemen risiko, logistik, kesehatan, hingga pengamanan telah dikoordinasikan secara terpadu.
Berikut adalah rincian profil peserta dan pembagian zona kegiatan yang berlangsung pada 8–12 Juli 2026 tersebut:
Komponen Peserta :
Pramuka Penggalang (32 Kwarcab) 3.650orang
Pembina Pendamping 250 orang
Pimpinan Kontingen 50 orang
Pimpinan Penyelenggara 265 orang
| Estimasi Pengunjung 1.500 orang |
Zona Aktivitas & Program Unggulan
Dengan tema “Jamdasu Beda: Berani, Empati, Digitalisasi, dan Aktif“, para peserta akan dibagi ke dalam enam area edukasi:
1. Zona Integritas
2. Zona Teknologi
3. Zona Outdoor Activity
4. Zona Keterampilan
5. Zona Permainan
6. Zona Penanggulangan Bencana
Salah satu agenda terobosan dalam gelaran ini adalah Kemah Bersama Majelis Pembimbing Daerah dan Majelis Pembimbing Cabang (Kemsama Mabida dan Mabicab). Program ini dirancang khusus sebagai ruang diskusi, silaturahmi, dan penyelarasan visi antara jajaran pimpinan Gerakan Pramuka Sumut dengan para peserta.
Acara pembukaan yang megah ini turut dihadiri oleh Sekjen Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Dr. Bachtiar Utomo, yang mewakili Ketua Kwarnas. Dalam sambutannya, ia mengingatkan Kwardasu untuk mulai mempersiapkan diri menuju Jambore Nasional mendatang. Hadir pula jajaran Forkopimda, para kepala daerah, pimpinan Kwarcab, serta tokoh masyarakat pegiat pramuka di Sumatera Utara. (Anto/Red)